Peringatan HUT ke-47 SMPN 1 Kota Agung: Wabup Widia Ningsih Tekankan Relevansi Spirit Kartini dalam Transformasi Pendidikan. 

DK86- BREAKING NEWS

 

DELIKKASUS86. COM || LAHAT | delikkasus86.com – Momentum hari jadi ke-47 SMP Negeri 1 Kota Agung yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini menjadi potret refleksi dunia pendidikan di Kabupaten Lahat. Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., hadir langsung untuk memastikan api semangat literasi dan emansipasi tetap menyala di lembaga pendidikan menengah tersebut, Senin (27/04).

 

Bukan sekadar perayaan angka, kehadiran orang nomor dua di Bumi Seganti Setungguan ini membawa pesan penguatan karakter bagi generasi muda. Di tengah tantangan degradasi moral dan disrupsi teknologi, Widia Ningsih menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi benteng utama dalam mencetak kader bangsa yang berintegritas.

 

Dalam orasinya, Wabup Widia Ningsih menyoroti pentingnya kolaborasi antara tenaga pendidik, orang tua, dan pemerintah. Menurutnya, usia 47 tahun bagi sebuah institusi pendidikan adalah usia matang untuk membuktikan eksistensi lewat prestasi, bukan sekadar rutinitas akademik.

 

“Spirit perjuangan Kartini harus menjadi ruh bagi siswa-siswi dalam mengejar cita-cita. Kita tidak hanya butuh generasi yang cerdas secara kognitif, tapi yang paling fundamental adalah memiliki karakter kuat dan daya saing global,” tegas Widia di hadapan ratusan siswa.

 

Pantauan tim delikkasus86.com, agenda ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kebijakan yang menunjukkan dukungan solid terhadap sektor pendidikan, di antaranya:

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat. Camat Kota Agung beserta unsur pimpinan kecamatan. Jajaran Kepala Desa se-Kecamatan Kota Agung. Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta jajaran Dewan Guru SMPN 1 Kota Agung.

 

Kehadiran jajaran pejabat publik di tengah lingkungan sekolah ini merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap kondisi infrastruktur dan kualitas SDM di tingkat kecamatan. Melalui momentum ini, delikkasus86.com, mencatat pentingnya keberlanjutan motivasi bagi warga sekolah agar tidak terjebak dalam zona nyaman, melainkan terus berinovasi demi mewujudkan Kabupaten Lahat yang cerdas dan bercahaya.

 

Pendidikan yang inklusif dan berpihak pada masa depan siswa adalah harga mati yang harus dikawal oleh semua pihak, termasuk pers sebagai fungsi kontrol sosial.

“Divisi Investigasi Nasional/DK86.com/Amir.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *