KAUR BENGKULU ~Kepala Sekolah Boarding School Kabupaten Kaur, Klarifikasi Isu Viral Di Medsos, atas Dugaan anak didik berkeliaran dan merusak tanaman kelapa di kebun. Sehingga langsung turun ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi viral di facebook, Selasa,(05/05/2026).

Di liput dari Media NUSANTARAMAILS.COM, Kepala Sekolah Milyan Firdaus, S.Pd, bersama Kepala asrama Syamlan S.Pd, temui pemilik kebun yang di duga menyebarkan informasi Media Sosial (Medsos) soal kenakalan anak didik Boarding School.
Dalam unggahannya, pemilik tanaman menyebutkan bahwa anak didik Boarding School kerap berkeliaran dan merusak tanaman kelapa miliknya.
Menanggapi kabar yang viral di Medsos, pihak sekolah langsung klarifikasi kepada pemilik kebun. Hal ini bertujuan agar informasi yang beredar dapat diluruskan dan tidak menimbulkan fitnah yang merusak reputasi sekolah.
Dalam pertemuan langsung dilahan, kepala Sekolah Boarding School berdiskusi menggali informasi lebih dalam. Sehingga diperoleh keterangan yang jelas dari pemilik tanaman. Pemilik tanaman mengaku bahwa tanamannya dirusak sekira tiga bulan lalu.
Pada saat itu, anak-anak yang dicurigai tidak menggunakan baju seragam sekolah. Saat kejadian juga dalam suasana libur panjang.
Kepala Sekolah Milyan Firdaus, S. Pd, mengungkap klarifikasi ini penting dilakukan. Karena, informasi yang tidak lengkap dapat menimbulkan salah paham yang berujung pada ketidakpercayaan publik terhadap sekolah,“Penting dilakukan klatifikasi agar informasi di Medsos tidak disalahartikan oleh masyarakat,” ungkap Milyan Firdaus, S. Pd.
Di samping itu juga, pemilik kebun bernama Sapi’i Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan kabupaten Kaur, menyampaikan tidak ada bukti nyata bahwa yang merusak adalah anak didik Boarding School. Tidak ada foto atau vidio maupun seragam sekolah Boarding School.
“Masalah ini harapan kita bersama, bukan mencari pembenaran namun pentingnya memberikan informasi yang lengkap dan benar agar di kalangan pemerintah dan masyarakat tidak memandang pihak guru pendidik sekolah Boarding School kurang memperhatikan anak didiknya,” Tutupnya.
(ADI)
















Users Today : 339
Users Yesterday : 320
Users Last 7 days : 3737
Users This Month : 1893