Morowali, Delikkasus86.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Program Prioritas Nasional melalui Asta Cita Presiden yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025–2029, Rabu 13/05/2026 pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Matano Bungku, Kabupaten Morowali, yang juga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulteng, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Sulteng, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sulteng, Kabinda Sulteng, Forkopimda Kabupaten Morowali, para kepala perangkat daerah Kabupaten/Kota se-Sulteng, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulteng selaku Ketua Panitia, Rachman Ansyari, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakor dan evaluasi program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI merupakan bagian dari upaya sinkronisasi dan harmonisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan nasional.
“Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan program-program Asta Cita berjalan sesuai arah kebijakan nasional serta dilakukan evaluasi terhadap capaian pelaksanaannya di daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan sejumlah program prioritas nasional memiliki keterkaitan erat dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulteng, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejalan dengan program Berani Cerdas, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang mendukung Berani Sehat, program Koperasi Merah Putih yang mendukung Berani Sejahtera, hingga program Ketahanan Pangan yang sejalan dengan Berani Pangan Raya.
Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memastikan pemerataan layanan publik, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta memperkuat kepastian hukum dan regulasi dalam pelaksanaan program nasional di daerah.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam amanatnya menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bagian penting dalam menyatukan kekuatan pemerintah daerah menghadapi dinamika global dan tantangan kondisi fiskal daerah.
“Keberadaan kita di Morowali hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya menyatukan kekuatan menghadapi dinamika global dan kebutuhan reformasi birokrasi,” ungkapnya.
Gubernur mencontohkan kondisi global seperti perang dan ketidakstabilan harga minyak dunia yang berdampak terhadap perekonomian nasional maupun daerah.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.
Gubernur juga menyoroti sejumlah program prioritas Presiden Republik Indonesia yang dinilai mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, di antaranya Program Koperasi Desa Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis.
Selain itu, Gubernur juga memaparkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Tengah.
Dari target 307 SPPG, sebanyak 228 unit telah beroperasi atau mencapai 74,26 persen dan telah melayani sekitar 900 ribu siswa di 13 ribu sekolah.
Program tersebut, lanjut Gubernur, dinilai mampu membuka lapangan kerja baru dengan melibatkan lebih dari 10 ribu relawan di Sulawesi Tengah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi arahan, pemaparan materi, serta diskusi dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Tengah.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menilai kehadiran Wakapolda Sulteng dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penguatan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan program prioritas nasional di daerah.
Menurutnya, Polda Sulteng siap mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Polri khususnya Polda Sulawesi Tengah mendukung penuh pelaksanaan program-program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergitas seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah,” ujar Kombes Pol Djoko Wienartono.
Ia juga berharap melalui rapat koordinasi tersebut dapat terbangun kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal implementasi program Asta Cita Presiden di Sulawesi Tengah.
“Harapannya, seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Laporan : Rahmat Bakari
















Users Today : 204
Users Yesterday : 525
Users Last 7 days : 4252
Users This Month : 6636