Mantan Relawan ZeinJo Sebut Dana Rp35 Miliar Diduga Pinjam Dari Pengusaha Bukan Uang Pribadi Abang Ijo

DK86- BREAKING NEWS

Purwakarta, Delikkasus86.com – Polemik terkait klaim kerugian sebesar Rp35 miliar yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial terus menuai sorotan publik. Kali ini, tanggapan datang dari pihak yang mengaku pernah tergabung dalam tim relawan pasangan ZeinJo saat kontestasi politik berlangsung.

Mantan relawan ZeinJo, Merry M. Velly, menyebut dana yang kini menjadi perbincangan tersebut diduga bukan sepenuhnya berasal dari uang pribadi sosok yang dikenal dengan sebutan “Abang Ijo”, melainkan pinjaman dari seorang pengusaha untuk kepentingan operasional kampanye.

“Sepengetahuan saya, dana itu merupakan pinjaman dari almarhum Pak Suteja yang digunakan untuk kebutuhan kampanye Abang Ijo, bukan murni uang pribadi,” ujar Merry kepada awak media, Jumat (15/5/2026).

Pernyataan itu muncul di tengah berkembangnya narasi kerugian Rp35 miliar yang beredar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Menurut Merry, publik berhak memperoleh penjelasan secara utuh mengenai asal-usul dan penggunaan dana tersebut agar tidak muncul persepsi yang menyesatkan.

“Kalau narasi yang berkembang seolah-olah itu kerugian pribadi sepenuhnya, tentu masyarakat akan bertanya-tanya. Karena yang saya pahami, konteks dana tersebut berkaitan dengan kebutuhan politik saat itu,” katanya.

Ia menilai, keterbukaan informasi penting dilakukan apabila persoalan tersebut telah masuk ke ruang publik dan menjadi konsumsi masyarakat luas. Terlebih, angka fantastis yang terus digaungkan tanpa penjelasan rinci dinilai berpotensi membentuk opini liar.

“Jangan sampai masyarakat hanya menerima angka besar tanpa mengetahui duduk persoalan sebenarnya. Publik perlu memahami apakah dana itu bersifat pribadi, pinjaman, atau bagian dari pembiayaan kegiatan politik,” ujarnya.

Merry juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang dinilai dapat memunculkan tafsir berbeda apabila tidak disertai penjelasan menyeluruh dari pihak-pihak terkait.

“Karena informasinya berkembang sangat cepat dan masif, akhirnya muncul banyak spekulasi. Padahal isu seperti ini harus dijelaskan secara lengkap agar tidak membingungkan masyarakat,” ucapnya.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi maupun dokumen terbuka yang dapat memverifikasi secara menyeluruh terkait sumber dana, bentuk pinjaman, maupun mekanisme penggunaannya sebagaimana yang disampaikan Merry.

Pihak-pihak yang namanya disebut dalam polemik tersebut juga belum memberikan tanggapan resmi saat dihubungi media ini.

Publik kini menanti klarifikasi terbuka dari seluruh pihak terkait guna memastikan informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesimpangsiuran maupun pembentukan opini sepihak di tengah masyarakat. *HBL

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *