
MUARA ENIM, SUMATRA SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (DPC GRIB JAYA) Kabupaten Muara Enim secara resmi menyatakan sikap tegas dan memberikan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi, suap, dan gratifikasi terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Pernyataan komitmen ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Muara Enim, Azuar Anas, S.Pd. bersama seluruh jajaran kepengurusan dan kader GRIB JAYA se-Kabupaten Muara Enim.
Sebagai organisasi masyarakat yang memegang teguh fungsi kontrol sosial, GRIB JAYA menuntut penegakan hukum yang transparan, objektif, dan tanpa pandang bulu demi menyelamatkan marwah Bumi Serasan Sekundang.
Secara khusus, DPC GRIB JAYA Muara Enim menyoroti langkah taktis KPK yang telah memanggil dan memeriksa mantan Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim, Hengky Putrawan, sebagai saksi dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa tersebut.
”Kami mengapresiasi dan berdiri tegak di belakang KPK RI dalam memeriksa mantan Pj Bupati Muara Enim, Hengky Putrawan.
Pemanggilan ini harus menjadi pintu masuk yang terang benderang untuk membongkar tuntas akar gurita korupsi pengadaan barang dan jasa di pemerintahan daerah. Rakyat Muara Enim berhak tahu ke mana saja aliran dana tersebut bermuara,” tegas Azuar Anas, S.Pd. dalam rilis resminya, Jumat (24/07/2026).
Menyikapi perkembangan kasus ini, DPC GRIB JAYA Kabupaten Muara Enim mengeluarkan 4 (empat) pernyataan sikap dan tuntutan resmi,
Dukungan Penuh Tanpa Intervensi kepada KPK, Mendukung penuh keberanian penyidik KPK RI untuk membersihkan Kabupaten Muara Enim dari praktik lancung mafia proyek dan manipulasi anggaran PBJ dari hulu hingga ke hilir.
Desak Pengusutan Aktor Intelektual secara Tuntas, Meminta KPK tidak ragu untuk meningkatkan status hukum pihak mana pun—termasuk mantan kepala daerah maupun pejabat teras lainnya—jika ditemukan bukti kuat adanya aliran dana suap, gratifikasi, atau penyalahgunaan wewenang.
Tuntut Transparansi Publik, Mendesak pihak penegak hukum untuk membuka perkembangan hasil pemeriksaan saksi Hengky Putrawan secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Instruksi Kawal Kasus di Lapangan, Ketua DPC GRIB JAYA Muara Enim menginstruksikan seluruh kader di tingkat kecamatan hingga desa untuk ikut mengawasi, mengawal proses hukum ini, serta siap menginvestigasi jika ditemukan adanya ketidaksesuaian fisik proyek-proyek strategis di lapangan.
DPC GRIB JAYA Muara Enim menilai bahwa kejahatan korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa adalah musuh nyata pembangunan.
Dampak buruknya langsung dirasakan oleh masyarakat berupa infrastruktur yang berkualitas rendah dan hilangnya hak rakyat atas asas kemanfaatan anggaran daerah.
”Sudah saatnya Kabupaten Muara Enim bersih dari stigma negatif terkait korupsi. GRIB JAYA di bawah kepemimpinan kami akan terus bersuara lantang. Kami pastikan mata dan telinga kader GRIB JAYA melekat di setiap sudut pembangunan untuk memastikan APBD digunakan murni demi kemakmuran rakyat, bukan untuk memperkaya oknum pejabat,” pungkas Azuar Anas, S.Pd.
DEWAN PIMPINAN CABANG GERAKAN RAKYAT INDONESIA BERSATU (GRIB) JAYA
KABUPATEN MUARA ENIM, SUMATRA- SELATAN.














Users Today : 429
Users Yesterday : 615
Users Last 7 days : 4943
Users This Month : 14526