Bireuen, delikkasus86.com – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen turut ambil bagian dalam pertandingan mini soccer antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Aceh. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas ini diikuti oleh Lapas Kelas IIB Bireuen, Rutan Kelas IIB Takengon, dan Rutan Kelas IIB Bener Meriah.
Turnamen mini soccer ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah untuk mempererat sinergi, memperkuat soliditas, dan menjalin silaturahmi antar pegawai di lingkungan UPT Pemasyarakatan Aceh. Melalui olahraga, diharapkan tercipta hubungan kerja yang semakin harmonis sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara optimal.
Tim Lapas Kelas IIB Bireuen mengikuti setiap pertandingan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kekompakan, dan kebersamaan. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik serta mempererat rasa persaudaraan antar pegawai dari berbagai UPT.
Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertandingan olahraga seperti ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antar Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Aceh.
“Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai seremonial semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, semangat persatuan, dan kerja sama antar satuan kerja. Melalui kegiatan olahraga ini diharapkan hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipelihara,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya turnamen mini soccer antar UPT ini, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan sportivitas semakin tumbuh di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Aceh. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
















Users Today : 489
Users Yesterday : 1015
Users Last 7 days : 5421
Users This Month : 17064