Dilikkasus86.com – Perkembangan terbaru dalam penelusuran proyek pemasangan pipa air bersih di Jalan Madrasah, Semanan, Jakarta Barat, memunculkan dugaan baru yang tidak kalah serius.
Redaksi memperoleh informasi mengenai adanya pihak yang diduga mengaku sebagai wartawan dan diduga berupaya melakukan intervensi terhadap awak Media Istana.com ketika sedang menjalankan tugas konfirmasi jurnalistik terkait proyek tersebut.
Dugaan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan lebih jauh: apakah pihak yang bersangkutan memiliki kepentingan tertentu terhadap proyek pemasangan pipa tersebut?
Bahkan muncul dugaan di lapangan bahwa oknum tersebut berupaya “membekap” atau melindungi kepentingan pihak tertentu yang berkaitan dengan proyek PDAM.
Namun demikian, redaksi menegaskan bahwa istilah “membekap” tersebut masih merupakan dugaan dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum seluruh bukti, identitas, hubungan profesional, serta komunikasi yang bersangkutan diverifikasi secara menyeluruh.
Yang menjadi perhatian redaksi bukan profesi maupun organisasi seseorang, melainkan tindakan dan kapasitasnya ketika berhadapan dengan kerja jurnalistik.
Jika benar yang bersangkutan merupakan wartawan, maka publik berhak mengetahui media tempatnya bekerja dan dalam kapasitas apa ia melakukan komunikasi tersebut.
Jika bukan wartawan, maka publik juga berhak mengetahui kapasitas serta kepentingannya berada di sekitar proyek.
Dan jika ternyata memiliki hubungan dengan kontraktor, subkontraktor, maupun pihak yang bertanggung jawab terhadap proyek, hubungan tersebut harus dijelaskan secara terbuka.
JANGAN SAMPAI LABEL “WARTAWAN” MENJADI TAMENG
Redaksi mengingatkan bahwa profesi wartawan bukanlah tameng untuk menghalangi wartawan lain melakukan konfirmasi.
Pers memiliki fungsi kontrol sosial. Karena itu, apabila terdapat keberatan terhadap pemberitaan, mekanisme yang semestinya ditempuh adalah klarifikasi, hak jawab, koreksi, dan penyampaian data, bukan tekanan terhadap awak media.
Apalagi jika persoalan yang sedang ditelusuri menyangkut pekerjaan infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Pertanyaan mengenai nama proyek, kontraktor, nilai pekerjaan, sumber anggaran, perizinan, papan informasi, serta pihak yang bertanggung jawab merupakan bagian dari proses konfirmasi jurnalistik.
Tidak boleh ada pihak yang merasa memiliki kewenangan untuk menghentikan pertanyaan tersebut hanya karena mengaku sebagai wartawan, humas, organisasi masyarakat, ataupun pihak yang mempunyai hubungan dengan proyek.
REDAKSI AKAN BUKA FAKTA BERDASARKAN BUKTI
Media Istana.com menyatakan tidak akan mengambil kesimpulan hanya berdasarkan dugaan.
Rekaman suara, percakapan WhatsApp, keterangan mandor, keterangan pihak yang mengaku sebagai humas Adhi Karya, serta informasi mengenai dugaan intervensi akan ditempatkan sebagai bahan penelusuran dan verifikasi.
Apabila dalam proses investigasi ditemukan bukti bahwa terdapat pihak tertentu yang memang memiliki hubungan dengan proyek dan berupaya menghalangi kerja jurnalistik, maka fakta tersebut akan disampaikan kepada publik secara proporsional dan berdasarkan bukti.
Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, redaksi juga berkewajiban menyampaikan hasil verifikasi secara berimbang.
Prinsip redaksi sederhana: jangan takut pada tekanan, tetapi jangan pula memberitakan tanpa bukti.
PERTANYAAN BESAR YANG BELUM TERJAWAB
Hingga penelusuran ini berlanjut, sejumlah pertanyaan masih terbuka:
Proyek apa sebenarnya yang sedang dikerjakan di Jalan Madrasah? Siapa kontraktor utamanya? Siapa subkontraktornya? Dari mana sumber anggarannya? Mengapa papan informasi proyek diduga tidak terlihat? Siapa pihak yang bertanggung jawab di lapangan? Dan siapa pihak yang diduga mencoba mengintervensi awak Media Istana.com?
Jika seluruh pekerjaan tersebut memang resmi dan sesuai ketentuan, seharusnya tidak ada alasan untuk menutup-nutupi informasi dasar proyek.
Jawab pertanyaan dengan dokumen. Bantah dugaan dengan bukti. Gunakan hak jawab apabila merasa dirugikan.
Bukan dengan tekanan.
Bukan dengan intimidasi.
Dan bukan dengan mengerahkan pihak lain untuk menghadang kerja jurnalistik.
INVESTIGASI MEDIA ISTANA.COM BELUM BERAKHIR.
Redaksi masih menelusuri dugaan keterkaitan pihak yang mengaku sebagai wartawan tersebut dengan proyek pemasangan pipa air bersih di Semanan.
Apabila kemudian ditemukan bukti adanya hubungan, kepentingan, atau komunikasi tertentu yang bertujuan melindungi pihak tertentu dalam proyek, maka publik patut mengetahui fakta tersebut.
Sebab yang sedang dipertaruhkan bukan sekadar persoalan papan proyek.
Yang dipertaruhkan adalah transparansi pekerjaan, akuntabilitas proyek, dan kebebasan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
Red David E SE














Users Today : 387
Users Yesterday : 895
Users Last 7 days : 5477
Users This Month : 7768