Kota Langsa, delikkasus86.com – Tim gabungan Bea Cukai Langsa Bersama Bea Cukai Medan, berhasil melakukan penindakan terhadap 1 (satu) unit kendaraan angkutan yang memuat 3 (tiga) unit motor gede (moge) dan 11 (sebelas) koli suku cadang serta aksesoris moge yang diduga merupakan hasil tindak pidana penyelundupan.
Rangkaian penindakan ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyelundupan di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Tamiang. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Bea Cukai Langsa segera menerjunkan patroli laut pada Kamis 6 Agustus 2026. Namun, cuaca buruk yang melanda perairan Kecamatan Seruway memaksa tim menghentikan operasi laut.
Tidak berhenti di situ, tim kemudian mengalihkan strategi dengan melakukan pendalaman informasi dan patroli darat di wilayah Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang. Upaya ini membuahkan hasil. Pada Sabtu 8 Agustus 2026 sore, Unit Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Langsa memperoleh informasi dari masyarakat tentang sebuah kendaraan niaga yang diduga memuat moge ilegal, bergerak dari Kabupaten Aceh Tamiang menuju arah Sumatera Utara. Lalu Bea Cukai Langsa berkolaborasi dengan Bea Cukai Medan melaksanakan penindakan bersama dalam memburu sarana pengangkut hingga memasuki ruas Jalan Tol Medan–Pangkalan Brandan. Sekitar pukul 19.00 WIB, tepatnya di KM 64 tim berhasil menghentikan Kendaraan yang mengangkut moge ilegal yang diduga hasil penyelundupan . Namun, pengemudi meninggalkan kendaraan dan melarikan diri sebelum sempat diamankan petugas. Barang Bukti yang Diamankan terdiri dari 1 (satu) unit mobil pengangkut, 3 (tiga) unit motor gede (kondisi bekas), 11 (sebelas) koli suku cadang dan aksesoris moge (kondisi bekas)…
Dari hasil penindakan yang dilakukan, estimasi nilai barang bukti beserta kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar 1,8 milyar rupiah. Kepala Bea Cukai Langsa, menegaskan bahwa operasi penindakan yang dilakukan merupakan wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam memutus mata rantai penyelundupan barang ilegal.“Penindakan ini merupakan upaya pengawasan yang terus diperkuat untuk mencegah penyelundupan. Kami terus memetakan pola, jalur, serta pihak-pihak yang diduga terlibat”.
















Users Today : 838
Users Yesterday : 895
Users Last 7 days : 5042
Users This Month : 8219