MAUMERE , delikkasus86.com., — Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia terus memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka. Di tengah kondisi warga yang masih membutuhkan bantuan, Kemensos hadir dengan menyalurkan bantuan logistik sekaligus memastikan kebutuhan pangan para penyintas tetap terpenuhi.
Edi Suyanto dari Kementerian Sosial RI mengatakan, kehadiran Kemensos merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terlayani selama masa tanggap darurat.

Bantuan yang diberikan menyasar terutama kelompok rentan, seperti bayi dan balita, anak-anak serta lanjut usia. Sejumlah kebutuhan dasar disalurkan, di antaranya terpal, selimut, makanan instan, telur, makanan bayi dan berbagai perlengkapan kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian akibat dampak gempa.

Tidak hanya bantuan logistik, Kemensos juga menghadirkan dapur umum sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Dapur umum tersebut terus menyediakan makanan bagi para pengungsi dengan memperhatikan kebutuhan asupan gizi, terutama bagi kelompok rentan.
Menu yang disiapkan antara lain nasi, sayuran, daging ayam hingga bubur ayam yang diperuntukkan bagi bayi, balita, anak-anak dan lansia.

Keberadaan dapur umum menjadi sangat penting karena kebutuhan pangan merupakan salah satu persoalan utama yang harus dipastikan selama masyarakat berada di lokasi pengungsian. Asupan makanan yang cukup dan bergizi diharapkan dapat membantu menjaga kondisi kesehatan para penyintas selama proses pemulihan berlangsung.
Hingga kini, masih terdapat lebih dari 1.000 pengungsi yang tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten Sikka. Sebagian warga telah dipulangkan secara mandiri setelah kondisi dinilai mulai memungkinkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

Namun, pemulangan sebagian pengungsi tersebut tidak berarti pelayanan kemanusiaan dihentikan. Kemensos tetap menjalankan pelayanan sosial bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian maupun masyarakat terdampak yang membutuhkan bantuan.
Operasional dapur umum akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Kehadiran Kemensos di Kabupaten Sikka menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan evakuasi dan pemulihan infrastruktur.
Pemenuhan kebutuhan pangan, perlindungan kelompok rentan serta pelayanan sosial juga menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat melewati masa sulit setelah bencana.
Sementara untuk pulau Palue juga sudah di lakukan pendistribusian logistik dari kementrian sosial melalui jalur laut
Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, pelayanan sosial melalui bantuan logistik dan dapur umum diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meringankan beban para penyintas gempa yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan.
Penulis : Yusuf Porwaila SH
















Users Today : 725
Users Yesterday : 911
Users Last 7 days : 5817
Users This Month : 1636