Kutipan DELIKKASUS86.COM
JAKARTA — 2 September 2026 — Budi Rizkiyanto mengecam keras insiden ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, yang mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (1/9/2026).
Budi meminta pemerintah tidak menganggap persoalan ini sebagai kejadian biasa. Keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program pemerintah.
«“Nyawa anak-anak jauh lebih berharga daripada ego seorang pemimpin. Jangan sampai program yang tujuan awalnya baik justru mengorbankan keselamatan generasi bangsa,” tegas Budi Rizkiyanto.»
Menurut Budi, pemerintah harus melakukan evaluasi menyeluruh dan investigasi independen terhadap rantai penyediaan makanan MBG, mulai dari pengadaan bahan pangan, proses memasak, pengemasan, distribusi, hingga standar keamanan pangan.
Budi juga meminta agar pelaksanaan MBG di lokasi atau penyedia yang berkaitan dengan insiden tersebut dihentikan sementara sampai hasil pemeriksaan keamanan pangan dinyatakan memenuhi standar, serta meminta pemerintah membuka hasil investigasi secara transparan kepada masyarakat.
“Kalau memang ditemukan pelanggaran, jangan ada yang ditutup-tutupi. Harus ada pertanggungjawaban yang jelas. Jangan keselamatan anak-anak dikalahkan oleh target program atau kepentingan pencitraan,” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah memastikan seluruh santri yang terdampak mendapatkan penanganan medis terbaik tanpa membebani keluarga.
“Program untuk rakyat harus benar-benar melindungi rakyat. MBG boleh memiliki tujuan mulia, tetapi pelaksanaannya tidak boleh mengorbankan satu pun nyawa anak Indonesia,” pungkas Budi.
(Narasumber : BUDI RIZKY YANTO)
KONTROL SOSIAL
(SETHO DELIKKASUS86.COM)
















Users Today : 565
Users Yesterday : 911
Users Last 7 days : 6602
Users This Month : 1476