Aceh Singkil | Delikkasus86.com ~ Sebuah pemandangan mengharukan dan penuh dedikasi terekam di tengah musibah banjir tahunan yang melanda Aceh Singkil. Sejak Minggu, 23 November 2025, luapan air telah mengakibatkan putusnya sebagian ruas jalan Singkil – Sebatang, tepatnya di Desa Pea Bumbung, Kecamatan Singkil. Jalur vital yang dikenal sebagai Jalan Lintas Mitigasi Tsunami Pea Bumbung menuju Sebatang Gunung Meriah ini, per Senin, 24 November 2025, lumpuh total dan tak dapat dilalui oleh segala jenis kendaraan. Akibatnya, akses transportasi terganggu parah dan memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat.
Merespons cepat kondisi darurat ini, jajaran Kepolisian Sektor Singkil menunjukkan aksi heroik dan humanis yang patut diacungi jempol. Di bawah kepemimpinan Kapolsek IPTU Akhirullah, personel Polri tak ragu terjun langsung ke lokasi sejak hari pertama banjir, Minggu, 23 November 2025. Tujuan utama mereka adalah memastikan keamanan warga dan mengelola arus lalu lintas darurat yang kacau.
Lebih dari sekadar mengatur lalu lintas, para anggota Polsek Singkil menjelma menjadi penolong sejati. Pemandangan mengharukan terlihat jelas ketika Kapolsek IPTU Akhirullah dan personelnya bahu-membahu membantu masyarakat yang kesulitan melintas. Mereka sigap mendorong sepeda motor yang terjebak di genangan air dan lumpur pekat, melewati ruas jalan yang tergerus derasnya arus.
Puncak dari aksi kemanusiaan ini adalah saat Kapolsek IPTU Akhirullah tertangkap kamera menggendong seorang balita dengan penuh kehati-hatian. Ia membantu ibu balita tersebut menyeberang dengan aman di tengah derasnya aliran air yang bisa membahayakan. Momen ini menjadi sorotan, menegaskan komitmen Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang tak hanya sigap dalam tugas, tetapi juga memiliki empati mendalam.
IPTU Akhirullah dengan tegas menyatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah bentuk pelayanan sekaligus tanggung jawab mutlak untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga. “Kami akan terus berada di lokasi hingga kondisi benar-benar aman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami Kepolisian Negara Republik Indonesia wajib hadir dan bertanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat, karena kami ini adalah mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, bahkan keselamatan di lingkungan masyarakat.” Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah bencana.
Berdasarkan laporan terkini, kondisi jalan Lintas Mitigasi Tsunami di Desa Pea Bumbung sangat memprihatinkan. Sebagian besar badan jalan hancur dan terputus akibat gerusan air banjir yang meluap signifikan. Saksi mata menggambarkan situasi mencekam dengan arus banjir yang sangat deras, menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan lebih lanjut. Saat ini, ruas jalan tersebut terendam air dengan ketinggian yang terus meningkat, membuat semua jenis kendaraan lumpuh total dan tidak mungkin untuk dilalui.
Mengingat kondisi yang masih rawan dan berbahaya, warga diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Masyarakat diminta untuk tidak memaksakan diri melintasi jalur yang berbahaya demi menghindari risiko yang tidak diinginkan. Untuk keadaan darurat dan membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat melalui Hotline Kepolisian 110 yang aktif 24 jam. Pihak Kepolisian siap terjun langsung jika masyarakat membutuhkan bantuan di tengah situasi bencana ini.
Aksi Polsek Singkil ini menjadi contoh nyata dedikasi dan pengabdian Polri kepada masyarakat, bahkan di tengah situasi bencana yang paling sulit sekalipun.{*}
- [Khalikul Sakda]















Users Today : 11
Users Yesterday : 569
Users Last 7 days : 4732
Users This Month : 12797