Ancaman Nyata Gelombang Tinggi di Pesisir Pantai Pulo Sarok: Wabup Aceh Singkil Bergerak Cepat Tinjau Lokasi Abrasi, Warga Diminta Waspada Ekstra!

DK86- BREAKING NEWS

Aceh Singkil | Delikkasus86.com ~ Pesisir Pantai Pulo Sarok Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil kini dihadapkan pada ancaman serius abrasi akibat gelombang tinggi yang terus menggerus daratan. Menyikapi situasi mendesak ini, Wakil Bupati (Wabup) Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman SH, bergerak cepat dengan meninjau langsung lokasi terdampak pada Senin, 25 Agustus 2025. Peninjauan ini didampingi oleh jajaran kepala dinas terkait, menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil dalam menangani bencana alam ini.

Turut hadir Wabup H.Hamzah Sulaiman SH, mendampingi adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil, Syurkani SE; Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), H. Al Husni SH; serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Erwin Syahputra ST. MM. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen Pemkab untuk bekerja secara terpadu.

Dalam pernyataannya usai peninjauan, Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman SH. secara tegas menyebut bahwa gelombang tinggi merupakan ancaman nyata bagi keselamatan dan keberlangsungan hidup warga yang bermukim di pesisir Pantai Pulo Sarok. “Hasil peninjauan menunjukkan abrasi pantai disebabkan gelombang tinggi yang melanda pesisir saat cuaca ekstrem,” ungkap Hamzah, menyoroti penyebab utama kerusakan ini.

Menindaklanjuti kondisi darurat, Hamzah mengungkapkan bahwa pihaknya telah sigap menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi. Tim ini bertugas melakukan kaji cepat serta pendataan komprehensif mengenai dampak abrasi di lapangan. Langkah ini krusial untuk memperoleh data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan lebih lanjut.

Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Hamzah menambahkan, langkah penanganan awal telah diambil dengan berkoordinasi erat bersama berbagai pihak terkait, termasuk kepala desa setempat. Komunikasi aktif ini bertujuan untuk memastikan informasi tersampaikan dengan baik dan respons dapat dilakukan secara terstruktur.

“Masyarakat yang berada di pesisir pantai juga diminta ekstra hati-hati dan selalu meningkatkan kewaspadaan, termasuk penyiapan lokasi evakuasi bila kondisi darurat terjadi,” tegas Hamzah, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan mandiri dari warga terdampak. Himbauan ini bukan tanpa alasan, mengingat potensi bahaya yang mengintai sewaktu-waktu.

Lebih lanjut, Pemkab Aceh Singkil tidak hanya fokus pada penanganan darurat. Visi jangka panjang untuk perlindungan pesisir juga telah mulai dirancang. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan instansi teknis yang lebih tinggi, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI).

Kolaborasi ini bertujuan untuk menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang lebih masif serta mengusulkan pembangunan pengaman pantai yang permanen di Pulo Sarok. “Kita berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam penanggulangan bencana, sekaligus memastikan koordinasi lintas sektor berjalan baik,” tutup Hamzah, menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi tantangan bencana ini.

Kunjungan dan pernyataan Wakil Bupati ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Aceh Singkil serius dalam melindungi warganya dari ancaman abrasi, sekaligus menyerukan partisipasi aktif masyarakat dalam menghadapi potensi bencana pungkasnya.[*]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *