Bupati Aceh Tamiang Sebut Bantuan Ambulans Toyota Jadi ‘Nutrisi Semangat’ Pemulihan Pascabencana

DK86- BREAKING NEWS

Aceh Tamiang – Delikkasus86.com//

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyambut baik dukungan sektor swasta dalam memulihkan fasilitas publik yang terdampak bencana. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menyatakan, bantuan tiga unit ambulans Toyota Kijang Innova dari Toyota Indonesia menjadi suntikan motivasi besar bagi pemulihan pelayanan kesehatan di wilayahnya.

 

​“Bencana banjir pada akhir tahun lalu telah merusak sebagian objek vital daerah, termasuk sarana pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Pemerintah Daerah memahami betul bahwa rumah sakit adalah ujung tombak hak dasar warga. Bantuan dari Toyota ini ibarat ‘nutrisi semangat’ agar kinerja petugas medis kami bangkit kembali,” ungkap Bupati Armia Pahmi saat menyaksikan prosesi serah terima bantuan di RSUD Muda Sedia, Rabu (3/6/26).

 

Mengingat pentingnya armada medis ini di masa pemulihan, Bupati Armia Pahmi memberikan instruksi langsung kepada manajemen RSUD Muda Sedia untuk menjaga aset baru tersebut dengan maksimal. Ia menekankan, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama percepatan pemulihan daerah pascabencana.

 

​“Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah adalah kunci utama akselerasi pemulihan pasca-bencana. Saya instruksikan agar fasilitas ini dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Gunakan fasilitas ini semata-mata untuk pelayanan masyarakat secara cepat, prima, dan tanggap,” tegas Bupati Armia.

 

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, didampingi Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya. Nandi yang menyerahkan langsung bantuan ambulans tersebut menyampaikan, aksi ini merupakan kelanjutan dari program kemanusiaan Toyota bersama jaringan pemasok (supplier) yang bergerak sejak fase tanggap darurat hingga fase pemulihan kini.

 

​“Melalui langkah kecil dengan donasi tiga unit ambulans Toyota Kijang Innova ini, kami berharap dapat membantu kelancaran mobilitas penanganan masalah kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang, sehingga mereka dapat segera beraktivitas normal kembali,” ujar Nandi Julyanto.

 

Dalam laporannya, Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra, mengakui Kebutuhan akan armada ambulans ini memang sangat mendesak. Andika kemudian membeberkan banjir besar akibat siklon tropis senyar yang menerjang Aceh Tamiang pada akhir November 2025 lalu sempat melumpuhkan operasional rumah sakit. Disebutkannya, banjir merusak total 8 unit armada ambulans milik RSUD Muda Sedia. Padahal, di sisi lain, tren rujukan pasien terus meningkat tajam, dari rata-rata 660 rujukan per bulan pada tahun 2015, melonjak hingga 730 rujukan per bulan pada tahun 2025.

 

“Keterbatasan armada pascabencana bahkan sempat memaksa tenaga kesehatan mengevakuasi pasien darurat dan jenazah menggunakan kendaraan seadanya, termasuk becak motor,” sebutnya.

 

Oleh karena itu, kehadiran tiga unit ambulans baru ini, ungkap Andika, segera diintegrasikan penuh untuk mengoptimalkan layanan rujukan, transportasi medis darurat, serta pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Aceh Tamiang dan sekitarnya.

 

Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.

(Irwan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *