Tapaktuan, delikkasus86.com – Sebanyak 6 orang warga binaan (WB) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tapaktuan yang terindikasi buta huruf (tuna aksara) atau tidak mampu membaca diberikan bimbingan belajar (bimbel) membaca yang diadakan melalui kolaborasi antara Rutan Tapaktuan dan peserta magang nasional. Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Tapaktuan sebagaimana program ini merupakan upaya Rutan Tapaktuan untuk memberantas buta huruf di kalangan warga binaan sejalan dengan sistem pembinaan.
Bimbingan belajar tersebut akan dilaksanakan 3 kali dalam seminggu dengan materi secara bertahap mulai dari pengenalan abjad/huruf hingga nantinya merangkai kata, kalimat dan seterusnya.
Peserta pun nampak antusias mengikuti kegiatan ini, mereka mengaku senang karena dapat dibimbing langsung untuk belajar membaca sehingga akan lebih mudah mempelajarinya.
Kepala Rutan, Muhamad Sukron menuturkan pentingnya literasi dan komitmen akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan dan masyarakat termasuk program bimbingan belajar membaca ini dalam rangka memberantas buta huruf.
“Kemampuan literasi bagi warga binaan sangatlah penting karena untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi mereka diperlukan kemampuan untuk memahami aturan hukum yang ada dan hal ini diperoleh dengan kemampuan literasi, oleh karena itu program pemberantasan buta huruf ini harus dilaksanakan secara berkesinabungan.” Ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan buta hurus yang dialami sejumlah warga binaan karena untuk meningkatkan kesadaran hukum diperlukan kemampuan literasi yang baik.
















Users Today : 693
Users Yesterday : 759
Users Last 7 days : 3324
Users This Month : 16547