Dapur SPPG Berkah Nusantara di Pagaruyung Diduga Belum Penuhi Standar Kesehatan, Pemda Diminta Turun Tangan

DK86- BREAKING NEWS

Tanah Datar, delikkasus86.com — Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berkah Nusantara di Jorong Balai Jonggo, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, kembali mendapat sorotan. Sejumlah warga mempertanyakan kelayakan fasilitas dapur yang digunakan untuk pengolahan makanan dalam program tersebut.

Informasi yang diterima menyebutkan adanya dugaan bahwa bangunan dapur tersebut sebelumnya merupakan bekas kandang kucing. Di bagian lantai atas bangunan itu juga dilaporkan masih terdapat aktivitas salon hewan serta toko peralatan dan pakan hewan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kebersihan dan pemenuhan standar kesehatan dapur SPPG.

Beberapa warga sekitar menyampaikan kejanggalan atas lokasi yang dipilih. Mereka mempertanyakan alasan pihak pengelola program, termasuk Korwil Kabupaten Tanah Datar, Bayu Anggi Nugraha, dan pihak SPPI, meloloskan dapur yang dinilai berukuran kecil serta berdempetan dengan area penyimpanan peralatan hewan peliharaan.

“Setahu kami, itu dulunya tempat penitipan kucing. Warga jadi bertanya-tanya, apakah lokasi seperti itu sudah sesuai standar untuk dapur program gizi?” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Isu ini juga sebelumnya telah disorot oleh beberapa media lokal. Masyarakat meminta adanya transparansi terkait proses verifikasi kelayakan operasional dapur penyedia makanan bergizi tersebut.

Seorang warga lainnya, SARIPA, berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah. “Kami meminta Pemda Tanah Datar turun tangan agar persoalan ini segera diperjelas. Standar kesehatan harus dipenuhi sesuai ketentuan badan gizi nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program pangan bergizi nasional sangat bergantung pada pemenuhan standar kesehatan dan keamanan oleh pelaksana di daerah. “Program pemerintah pusat sangat baik untuk anak-anak. Tapi supaya manfaatnya benar-benar dirasakan, kualitas dan kebersihan makanan harus menjadi prioritas,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi yang dilakukan kepada pemilik bangunan dan pihak pengelola dapur belum memperoleh tanggapan. Awak media juga masih mencoba menghubungi Korwil SPPG Tanah Datar serta pihak SPPI untuk mendapatkan penjelasan resmi.

Masyarakat saat ini menunggu kejelasan dari pihak terkait agar operasional dapur SPPG di Pagaruyung dapat dipastikan memenuhi standar kesehatan, transparan, dan aman bagi penerima manfaat.

(Randi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *