Diduga 1 Tahun Beroperasi, SPPG Javier Sangiang Maja Diduga Tak Layak.Atap Tanpa Plafon, Badak Banten Perjuangan.Menyoroti, Jangan Korbankan Kesehatan Anak Demi MBG Asal Jadi

DK86- BREAKING NEWS

Delikkasus86 com lebak– Sudah berjalan hampir 1 tahun, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi / SPPG “Javier”mitra, Milik, Siti Mulyani, berlokasi di Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak disorot karena diduga tidak memenuhi standar kelayakan. 22, 08, 2026

Pantauan Badak Banten Perjuangan PAC maja, Marup, di lokasi menunjukkan atap bangunan masih berupa seng gelombang tanpa plafon,

Ketua Badak Banten Perjuangan,Marup, menilai kondisi ini sangat berbahaya untuk produksi makanan program Makan Bergizi Gratis.

“Kami mempertanyakan kelayakan SPPG Javier ini.Milik Siti Mulyani, Sudah 1 tahun berjalan tapi atapnya masih los, tanpa plafon. Debu dari seng, kotoran cicak, itu bisa langsung jatuh ke makanan anak-anak. Ini bukan dapur sehat, ini dapur yang mengundang penyakit,” tegasnya, Sabtu 22 Agustus 2026.

Keluhan serupa juga disampaikan warga sekitar. Salah seorang warga Desa Sangiang yang enggan disebut namanya mengaku sudah lama resah.

“SPPG ini sudah jalan hampir 1 tahun. Dari awal buka sampai sekarang atapnya ya gitu-gitu aja, nggak pernah diperbaiki. Kami takut kalau makanannya jadi nggak sehat. Tolonglah dicek sama pemerintah, masa anak-anak kita dikasih makan dari dapur kayak gini,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga sebenarnya mendukung program MBG. Tapi warga ingin memastikan makanan yang disajikan benar-benar higienis dan aman.

Tuntutan Badak Banten Perjuangan, Satu Audit mendadak oleh BGN, Dinkes, dan Pemkab Lebak, Korcam, Satgas, Korwil, Kareg, DLH, ke SPPG Javier Sangiang, jangan diam saja dan tutup mata dan telinga,pungkasnya

Dua, Perbaikan total.meliputi pemasangan plafon, penutupan celah atap, dan pengadaan sarana sanitasi sesuai standar

Tiga, Evaluasi izin operasional, SPPG.Javier Jika tidak layak, hentikan sementara sampai perbaikan selesai

“Program MBG jangan sampai jadi proyek asal-asalan. Ini menyangkut gizi dan masa depan anak Lebak. Kami minta Pemkab dan BGN jangan tutup mata. 1 tahun itu waktu yang cukup untuk memperbaiki, bukan untuk membiarkan,” pungkas Ketua Badak Banten Perjuangan.

Pihaknya mengancam akan membawa persoalan ini ke DPRD Kabupaten Lebak dan BGN Pusat jika dalam 3×24 jam tidak ada tindakan nyata dari pengelola.Ungkapnya
.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *