Samosir- Dinas Ketapang,Pertanian dan Perikanan kabupaten Samosir gerak cepat menindaklanjuti laporan petani Desa Parlombuan Kecamatan Palipi terkait serangan hama yang menyerang tanaman padi mereka.
Kepala Dinas Ketapang Pertanian dan Perikanan kabupaten Samosir Dr.Tumiur br Gultom SP.MP Menjelaskan tentang Penurunan produksi padi disebabkan oleh banyak faktor seperti pengalihan fungsi lahan pertanian, global warming, dan serangan hama dan penyakit tumbuhan (HPT).
Kemunculan hama dan penyakit tumbuhan dinilai sebagai pemicu utama yang sering terjadi pada penurunan produksi padi. Salah satu penyakit utama tanaman padi adalah Hawar Daun Bakteri atau sering disebut penyakit kresek. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri gram negatif Xanthomonas oryzae pv. oryzae
Serangan penyakit kresek dapat menurunkan hasil panen pada musim hujan sebesar 21-29% dan pada musim kemarau sebesar 18-28%, bahkan serangan berat mampu menyebabkan puso dan gagal panen (Sudir, 2012). Gejala serangan yang ditimbulkan penyakit kresek adalah terdapat bercak nekrosis di sekitar tepi daun, yang semakin lama akan menyatu dan berubah menjadi kering kecoklatan. Ciri khas dari serangan kresek yaitu daun mengering tetapi tulang daunnya masih terlihat segar.
Xanthomonas oryzae menyerang pada semua fase pertumbuhan mulai dari persemaian hingga menjelang panen, menginfeksi tanaman padi pada bagian daun melalui luka daun atau stomata dan merusak klorofil daun. Kondisi ini menyebabkan tanaman menjadi kesulitan dalam melakukan fotosintesis. apabila penularan penyakit hawar daun bakteri terjadi pada fase generatif maka proses pengisian gabah menjadi kurang sempurna Melihat risiko yang diakibatkan oleh penyakit kresek tersebut perlu pengendalian sejak dini (preventif) supaya tidak menular ke seluruh areal budidaya tanaman padi .
Lebih lanjut,Dr Tumuir br Gultom SP.MP menjelaskan bahwa Gejala Hama Padi
Blas: Bercak coklat atau abu-abu berbentuk belah ketupat atau mata ikan pada daun, leher malai (blas leher), atau batang.
Hama Padi Kresek: Daun menguning dari ujung, mengering, dan seringkali melengkung (seperti terbakar). Pada fase bibit, tanaman muda menjadi layu dan mati.
Blas: Sering muncul pada musim kering dengan kelembaban tinggi saat pagi/embun.
Kresek: Umumnya muncul saat musim hujan, penyebaran melalui air dan angin.
Penggunaan bakterisida tepat guna menjadi solusi terbaik untuk mencegah sekaligus mengatasi serangan penyakit kresek yang diakibatkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae.
Maka dengan tersebut,Dr.Tumiur br Gultom SP.MP selaku Kepala Dinas Ketapang Pertanian dan Perikanan kabupaten Samosir bersinergi dengan Dinas Pertanian Provinsi Sumatra Utara untuk menurunkan Obat untuk Membasmi hama pada blas dan kresek di Desa Parlombuan Kecamatan Palipi.
Penyemprotan pestisida dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB sesuai dengan arahan Kabi Ketapang Pertanian Samosir Ibu Rimbun Mawarni Sinaga, bersama Kepala UPTD Wilayah Kecamatan Palipi Laurentius Simbolon dan PPL mengingat pagi hari menjadi waktu yang baik untuk penyemprotan pestisida dikarenakan stomata daun yang terbuka di pagi hari sehingga pestisida dapat menyerap dengan maksimal.
“Semoga dengan penyemprotan selama dua hari tersebut ,penyakit blas dapat dicegah dan tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan hasil panen bisa meningkat,” ujar Ibu Dr Tumuir br Gultom SP.MP
Penyemprotan Tersebut di lakukan supaya harapan petani Desa Parlombuan Kecamatan Palipi pada musim panen mendatang yaitu mendapatkan hasil yang lebih baik serta lahan pertanian membaik dan harga gabah yang tinggi sehingga para petani tidak merugi
Kabid Ketapang dan Pertanian Samosir Ibu Rimbun Mawarni Sinaga Mengatakan Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak Dinas Pertanian Samosir bersama petani melakukan penyemprotan secara bersama (massal) di lokasi hamparan sawah yang terkena hama wereng ,di Desa Parlombuan Kecamatan Palipi pada Sabtu 25/April 2026 .
“Ini sebagai bentuk respon cepat kita dalam mengatasi serangan hama di wilayah Kecamatan Palipi dan sekitarnya,” kata Rimbun Mawarni Sinaga
Lebih lanjut,Rimbun Mawarni Sinaga Mengatakan Meski hama wereng baru menyerang di beberapa titik hamparan, namun kondisinya masih belum terlalu parah dan masih bisa ditangani.
“Kita sudah pastikan kondisinya dengan para penyuluh dan pengamat hama agar tidak menyebar atau menular ke lahan sawah lainnya,” ungkap Rimbun.
Disamping itu, pihaknya juga memberikan beberapa jenis obat anti wereng dan blas – Kresek agar hasil panen mendatang bisa maksimal.
“Puji Tuhan ,kondisi padi di desa parlombuan kecamatan palipi masih tergolong baik dan hasilnya juga akan baik,”tuturnya
Sementara itu,Kepala UPTD Pertanian Wilayah Kecamatan Palipi Laurentius Simbolon pada hari Sabtu 25/04/2026 bersama PPL Desa melakukan Penyemprotan Massal Hama Padi Blass faj kresek di Desa Parlombuan Kecamatan Palipi
penyemprotan tersebut bertujuan melindungi tanaman padi dari serangan hama penggerek batang padi (PBP) dan wereng batang cokelat (WBC) yang berpotensi menurunkan hasil panen petani jika tidak dikendalikan sejak dini.
“Penyemprotan massal seperti ini penting dilakukan secara berkala, terutama menjelang fase rawan serangan hama. Dengan langkah pencegahan ini, kita berharap hasil panen petani bisa tetap terjaga.
Lebih Lanjut,Ka UPTD Pertanian Wilayah Kecamatan Palipi Laurentius Simbolon berpesan kepada petani agar sering-sering berkonsultasi dengan penyuluh agar tidak salah dalam menggunakan fungisida sistemik atau insektisida.
Jika salah penggunaan tidak sesuai dengan dosisnya,maka bisa juga berefek samping terhadap pertumbuhan dan penyerbukan malai.
“Kita melakukan semprot massal ini di lokasi-lokasi yang terdampak hama. Selanjutnya, Petani juga melakukan penyemprotan ke lahan masing-masing untuk mengantisipasi serangan hama
Masyarakat petani Desa Parlombuan Kecamatan Palipi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir Melalui Dinas Ketapang Pertanian dan Perikanan kabupaten Samosir atas respon cepat dan bantuan penyemprotan massal untuk mengatasi hama blas dan kresek (hawar daun bakteri) yang menyerang tanaman padi, yang berpotensi menyebabkan gagal panen.















Users Today : 218
Users Yesterday : 284
Users Last 7 days : 3371
Users This Month : 14447