Bekasi, delikkasus86.com – Polemik di media sosial terkait dugaan konten karikatur dan meme kembali mencuat di Kabupaten Bekasi. Seorang oknum pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) disebut melayangkan tuduhan terhadap pihak tertentu, disertai pernyataan bernada ancaman melalui pesan singkat.
Persoalan ini bermula dari beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang memperlihatkan adanya keberatan atas konten karikatur yang dianggap menyerang pribadi. Dalam percakapan tersebut, pihak yang menyampaikan keberatan juga mengaitkan tuduhan kepada organisasi IWO Indonesia serta menyebut nama Ketua DPD setempat, Ade Gentong.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Ade Gentong, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan akun maupun konten yang dipersoalkan.
“Saya tidak pernah membuat konten meme atau karikatur seperti yang dituduhkan. Saya juga tidak mengetahui akun yang dimaksud,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Ade juga menyampaikan bahwa tuduhan tanpa dasar berpotensi merugikan pihak lain. Ia mendorong agar pihak yang merasa dirugikan menempuh mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui tekanan atau intimidasi.
“Jika memang memiliki bukti, silakan tempuh jalur hukum dan laporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Itu lebih tepat dibandingkan menyampaikan ancaman,” tegasnya.
Dalam dinamika yang berkembang, muncul istilah “jangan geludug terus tapi tak turun hujan” yang menjadi sindiran terhadap pihak-pihak yang dinilai hanya melontarkan pernyataan keras tanpa menindaklanjutinya melalui proses hukum.
Pengamat komunikasi publik menilai, penyelesaian konflik di ruang digital sebaiknya dilakukan secara proporsional dan sesuai ketentuan hukum, termasuk melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat konfirmasi adanya laporan resmi ke kepolisian terkait perkara tersebut. Redaksi juga masih berupaya menghubungi pihak yang menyampaikan tuduhan untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut guna keberimbangan informasi.
Masyarakat diimbau tetap menahan diri dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, guna menjaga situasi tetap kondusif.
Laporan: Rizky Subrata
















Users Today : 13
Users Yesterday : 569
Users Last 7 days : 4734
Users This Month : 12799