BITUNG – DELIKKASUS86.COM – Kota Bitung tengah dihadapkan pada persoalan serius terkait gaji Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang belum dibayarkan selama dua bulan terakhir. Kondisi ini membuat para anggota merasa terbebani, terlebih bagi mereka yang memiliki tanggungan keluarga.
“Kami sudah menanyakan langsung ke pimpinan, tapi sampai sekarang belum ada jawaban jelas. Seolah-olah gaji kami ditahan tanpa alasan,” ungkap salah seorang anggota Satpol PP yang enggan disebutkan namanya, Rabu (6/8/2025).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah instansi pemerintahan lain di Kota Bitung telah menerima gaji tepat waktu. Namun, Satpol PP justru mengalami penundaan, sehingga menimbulkan keresahan di internal anggota.
Banyak anggota Satpol PP yang kini kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan, sebagian di antara mereka sudah mengikuti seleksi PPPK, tetapi kepastian nasib mereka hingga kini juga belum jelas.
Kondisi ini turut menuai perhatian masyarakat. Warga Kota Bitung mendesak pemerintah kota agar segera menyelesaikan persoalan tersebut, mengingat keterlambatan gaji dapat memengaruhi kinerja dan kesejahteraan para penegak Perda.
Pimpinan Satpol PP Kota Bitung, Steven V. Suluh, SSTP, MSI, diminta memberikan penjelasan transparan. Selain itu, publik juga berharap Wali Kota Hengky Honandar, SE, Wakil Wali Kota Randito Maringka, SE, dan Sekretaris Kota Ir. Ignatius Rudy Theno, ST, MT, MAP segera mengambil langkah nyata.
Tak hanya itu, sejumlah anggota bahkan berharap persoalan ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, agar dapat membantu mencarikan solusi.
Masyarakat menegaskan, masalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar hak Satpol PP segera dibayarkan dan kesejahteraan mereka kembali terjamin.















Users Today : 195
Users Yesterday : 401
Users Last 7 days : 3306
Users This Month : 1695