Gaungkan Layanan Hukum Gratis, Bambang Kosminto Bawa Semangat FERADI WPI Menyala di DIY

DK86- BREAKING NEWS

YOGYAKARTADELIKKASUS86.COM – Menghapus stigma bahwa keadilan hanya milik mereka yang mampu, Ketua DPD FERADI WPI Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Kosminto, tampil sebagai ujung tombak perjuangan hukum untuk rakyat kecil. Melalui program bantuan hukum gratis dan pembinaan advokat muda, FERADI WPI hadir membawa angin segar dalam dunia advokasi, dengan semangat pro bono yang tak hanya diucapkan, tapi diwujudkan.

“Kami ingin menghapus stigma bahwa mencari keadilan itu mahal. FERADI WPI hadir dengan semangat pengabdian, bukan semata-mata profesionalisme,” tegas Bambang dalam wawancara eksklusif.

FERADI WPI (Forum Era Adil – Warung Paralegal Indonesia) bukanlah sekadar organisasi hukum biasa. Lahir dari semangat kerelawanan, WPI menjelma menjadi gerakan nasional yang menyasar akar rumput, menjadikan hukum sebagai alat pemberdayaan, bukan sekadar perangkat normatif.

Ketua Umum FERADI WPI: Keadilan Bukan Hak Eksklusif

Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., CMD., C.PFW., C.MDF., memberikan dukungan penuh atas gerakan inklusif yang dipimpin Bambang Kosminto. Baginya, semangat pelayanan tanpa pamrih adalah ruh dari perjuangan FERADI WPI.

“Keadilan tidak boleh menjadi hak eksklusif mereka yang punya daya beli. Ini adalah hak fundamental yang harus dijamin untuk seluruh warga negara, tanpa diskriminasi,” tegas Donny.

Lebih jauh, ia menyampaikan pesan menyentuh yang menjadi bahan bakar moral para advokat muda di seluruh Indonesia:

“Jangan pernah lelah menjadi cahaya bagi mereka yang terpinggirkan. Di tengah gelapnya ketidakadilan, satu langkah kecil bisa menjadi suluh harapan. Keadilan bukan pemberian manusia, tapi amanah Tuhan yang wajib kita perjuangkan.”

Filosofi Pro Bono: Hukum Tak Lagi Mahal

FERADI WPI menjunjung tinggi filosofi bahwa layanan hukum adalah hak, bukan kemewahan. Warga dari berbagai latar belakang dapat mengakses layanan konsultasi, pendampingan, bahkan bantuan hukum hingga ke tahap litigasi, tanpa dikenakan biaya.

Skema pro bono ini dijalankan melalui prinsip gotong royong, kontribusi sukarela para advokat, dan subsidi silang dari rekan-rekan seprofesi. Sebuah bentuk advokasi yang membawa kembali makna sosial dari profesi advokat.

Bina Advokat Muda: Lahirkan Generasi Advokat Berjiwa Sosial

FERADI WPI DIY juga aktif dalam membina advokat muda agar terjun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, dan merasakan denyut nyata ketidakadilan.

“Kami ingin mereka tumbuh bukan hanya sebagai profesional, tetapi juga sebagai pejuang keadilan yang tangguh, berjiwa sosial, dan berpihak pada rakyat,” tutur Bambang.

Makin Luas di DIY: Hadir di Gunungkidul dan Sleman

Meski pusat FERADI WPI berada di Semarang, gaungnya kini menjalar ke berbagai provinsi. Di DIY, DPD telah resmi terbentuk di Gunungkidul dan Sleman, dipimpin oleh Mas Barli dan Mas Angga. Kota Yogyakarta pun sedang menyelesaikan pembentukan pengurus sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat lokal.

Buka Pintu Bagi Semua: Paralegal hingga Aktivis Dilibatkan

FERADI WPI membuka ruang partisipasi seluas-luasnya, tak hanya untuk advokat tetapi juga paralegal, aktivis, dan masyarakat sipil yang memiliki kepedulian terhadap isu keadilan. Gerakan ini tak hanya berbicara soal hukum, tapi juga menyentuh isu-isu pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Tidak harus advokat senior. Siapa pun yang peduli bisa bergabung. Kami yakin perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama,” ujar Bambang penuh optimisme.

FERADI WPI: Membumikan Hukum untuk Rakyat

Di tengah kegelisahan masyarakat atas eksklusivitas hukum, FERADI WPI menjawab dengan solusi nyata: pelayanan gratis, pembinaan advokat muda, dan pelibatan masyarakat. Sebuah gerakan sosial-hukum yang memanusiakan hukum itu sendiri.

Forum Era Adil – Warung Paralegal Indonesia (FERADI WPI) adalah organisasi advokat dan paralegal yang bergerak dalam pelayanan hukum gratis. Berdiri dari semangat kerelawanan WPI, organisasi ini tumbuh nasional dengan visi besar: menghadirkan hukum yang membela rakyat tanpa batasan ekonomi.

Sumber : Nabila Feradi WPI

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *