Kapolda Aceh Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers untuk Hadirkan Informasi Kredibel dan Bangun Kepercayaan Publik

DK86- BREAKING NEWS

Banda Aceh – Delikkasus86.com//–

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan antara Polri dan insan pers sebagai langkah strategis untuk menghadirkan informasi yang kredibel, edukatif, dan mampu membangun kepercayaan publik. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kemitraan Kapolda Aceh Bersama insan pers yang digelar di Gedung Presisi Polda Aceh, Banda Aceh, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Iskandar ZA, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin beserta jajaran, wartawan senior Dr. Bustamam Ali, pimpinan media cetak, media online, televisi, radio, serta perwakilan organisasi profesi pers di Aceh, di antaranya JMSI, AMSI, dan IJTI.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Polda Aceh. Ia mengungkapkan bahwa Aceh bukanlah wilayah yang asing baginya karena pada 2021 pernah mengemban amanah sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh. Pengalaman tersebut, menurutnya, memberikan banyak pelajaran berharga sekaligus meninggalkan kesan mendalam terhadap karakter masyarakat Aceh yang hangat, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antara Polri dengan insan pers. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menjadi jembatan informasi yang mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Pers merupakan mitra strategis Polri. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, media dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus membangun optimisme serta kepercayaan masyarakat,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Di balik kemudahan yang ditawarkan era digital, kata dia, terdapat tantangan besar berupa maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi, hoaks, disinformasi, hingga provokasi yang berpotensi memicu kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas kamtibmas.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya kehadiran media yang profesional, independen, dan berintegritas. Masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi juga akurat, berimbang, serta mampu memberikan edukasi yang mencerdaskan.

Karena itu, Kapolda mengajak seluruh insan pers di Aceh untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga komitmen dalam menghadirkan informasi yang berkualitas. Ia berharap media dapat menjadi penyejuk di tengah masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif demi kelancaran pembangunan di Aceh.

Sementara itu, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog antara jajaran Polda Aceh dengan insan pers untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta membangun kolaborasi yang lebih erat dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diwarnai diantaranya dengan penayangan kaleidoskop kemitraan Polda Aceh bersama insan pers, laporan ketua pelaksana serta sesi tanya jawab yang membahas terkait kegiatan kemitraan, penanganan kejahatan siber, dan penguatan sinergi antara Polri dan media dalam menjaga kondusivitas wilayah Aceh.

Sumber: Humas Polda Aceh

(Irwan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *