Jakarta, 28 Agustus 2026 – Pernyataan Plh. KSOP Kelas I Bitung H. Rusdianto di http://Dotnews.id & http://ManadoPost.id tanggal 20 Agustus 2026 kami nyatakan menyesatkan dan menutupi kejahatan.
“KSOP bilang ‘dokumen lengkap’. Kami tanya: Lengkap apanya? Surat Lelang KPKNL ada? Putusan Pengadilan ada? Izin Dermaga TNI ada?” tegas Demercis Harto Tamila.
7 BANTAHAN KETUA LSM GADAPAKSI INDONESIA PROVINSI SULAWESI UTARA:
1. SOAL STATUS “BUKAN KAPAL LAGI”
Bantahan: Benar dihapus administrasi. Tapi UU 17/2008 Ps 203 tidak memerintahkan potong di dermaga. Barang Rampasan Negara harus Dilelang dulu lewat KPKNL.
Mana buktinya?
Kalau tidak ada = Penggelapan Pasal 372 KUHP.
2. SOAL “IZIN SALVAGE DITJEN HUBLA”
Bantahan:
PM 3/2021 jelas. Salvage = Menyelamatkan kapal.
Ini bukan menyelamatkan, ini menghancurkan barang bukti. Yang benar harusnya izin Scrapping dari Kemenperin PM 7/2021. Ini penyalahgunaan wewenang.
3. SOAL “PENGAWASAN LINTAS INSTANSI”
Bantahan: Kehadiran DPRD, DLH, Fasharkam, KSOP tanggal 20/08/2026 justru bukti Pasal 55 KUHP: ada dugaab Permufakatan Jahat. Melegalkan kegiatan ilegal bersama-sama.
4. SOAL “LOKASI DERMAGA FASHARKAN TNI AL”
Bantahan:
Ini paling fatal. UU 34/2004 Ps 7 + PP 39/2010 Ps 19. Dermaga TNI tidak boleh untuk bisnis swasta. Kecuali ada izin Panglima TNI. Ada? Kalau tidak ada = Penyalahgunaan Aset Negara.
PNBP nya masuk kemana?
5. SOAL “PENCEGAHAN PENCEMARAN ADA OIL BOOM”
Bantahan:
PP 22/2021. Limbah B3 kapal: oli, aki, cat, asbes tidak bisa ditahan oil boom. Foto 19 Agustus bukti air kuning dan serpihan ke laut. Ini Pasal 98 UU 32/2009: Pidana Pencemaran 3-10 Tahun.
6. SOAL “KAPAL SUDAH DIHAPUS”
Bantahan:
Dihapus di pelabuhan = boleh dirusak. Kapal tangkapan berbenderah asing adalah Barang Bukti Negara. Merusaknya sebelum lelang = Pasal 221 KUHP: Merusak Barang Sitaan.
7. SOAL “PNBP SESUAI IZIN”
Bantahan:
PNBP untuk apa? Untuk salvage atau untuk scrapping? PP 15/2016. Tarifnya beda. Jangan-jangan negara dirugikan.
TUNTUTAN LSM GADAPAKSI SULUT :
1. KAPOLRI + JAKSA AGUNG: Sita semua dokumen lelang di KPKNL Bitung. Usut PT DMMP.
2. MABES TNI: Copot Komandan Fasharkan yang izinkan dermaga dipakai komersil.
3. KEMENHUB: Audit Ditjen Hubla. Siapa yang terbitkan Izin Salvage untuk Scrapping?
4. KLHK:
Segel lokasi, Pidana PT DMMP dan semua pejabat yang hadir tanggal 20/08.
“Jangan jadikan Fasharkan TNI AL sebagai tempat pemulungan. Jangan jadikan hukum sebagai mainan. Kalau 11 kapal asing ini dipotong tanpa lelang, ini penghinaan terhadap TNI dan Negara. Kami minta Presiden Prabowo turun tangan.”
Ketua DPD Sulut LSM GADAPAKSI Indonesia menjelaskan:
DAFTAR IZIN WAJIB UNTUK PEMOTONGAN KAPAL / SCRAPPING
A. IZIN DARI SEKTOR PERINDUSTRIAN & PERHUBUNGAN
1). Izin Usaha Industri – KBLI 25921: Industri Pendaur Ulang Logam Besi & Baja
Dasar: UU 3/2014 tentang Perindustrian + PP 5/2021.
Syarat: Harus di Galangan Kapal / Kawasan Industri berizin. Bukan di dermaga.
2).Izin Ship Recycling / Pembongkaran Kapal
Dasar: PM 7/2021 tentang Standar Kegiatan Usaha Galangan.
Syarat: Punya fasilitas “Ship Recycling Facility” + Ship Recycling Plan.
3). Izin Salvage & Pekerjaan Bawah Air
Dasar: PM 3/2021.
Catatan: INI TIDAK UNTUK SCRAPPING. Salvage = menyelamatkan kapal tenggelam. Kalau dipakai untuk potong = Penyalahgunaan Izin.
B. IZIN DARI SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP:
4). AMDAL / UKL-UPL / SPPL
Dasar: UU 32/2009 Ps 22 + PP 22/2021.
Wajib karena berpotensi cemari laut: oli, cat, asbes, B3.
5). Izin Pengelolaan Limbah B3
Dasar: PP 22/2021.
Untuk oli bekas, aki, cat, asbes dari kapal.
6).Persetujuan Teknis Pembuangan Air Limbah ke Laut
Dasar: PP 22/2021.
C. IZIN KHUSUS KALAU LOKASI DI DERMAGA FASHARKAN TNI AL
“Ini yang paling Ketat. Tidak bisa asal potong.”
7). Izin Pinjam Pakai Aset BMN TNI
Dasar: UU 34/2004 Ps 7 ayat 2 + PP 39/2010 Ps 19 + PMK 213/2020.
Prosedur: PT DMMP Ajukan ke Komandan Fasharkan → Teruskan ke Panglima TNI → Disetujui Menhan.
Wajib: Ada PNBP masuk Kas Negara + MoU + Jangka Waktu.
8).Izin Kesyahbandaran untuk Kegiatan di Perairan
Dasar: UU 17/2008 Ps 204.
Diterbitkan Ditjen Hubla. Tapi lokasi harus sesuai peruntukannya.
D. IZIN TAMBAHAN KALAU KAPALNYA ASING / BARANG BUKTI
9).Putusan Pengadilan + Penetapan Rampas Negara
10).Risalah Lelang KPKNL
Dasar: UU 32/2014 Kelautan Ps 69 + PMK 213/2020.
Barang bukti negara tidak boleh dirusak sebelum lelang.(LI79)
11.Izin Impor Besi Tua / Rongsokan
Dasar: PP 5/2021.
Kalau kapal asing = dianggap impor B3.
Tutup Demercis Tamila.
















Users Today : 612
Users Yesterday : 911
Users Last 7 days : 5704
Users This Month : 1523