Lapas Bireuen Ditjenpas Aceh Laksanakan Penyerahan Remisi Umum Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia

DK86- BREAKING NEWS

Bireuen, delikkasus86.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen melaksanakan kegiatan penyerahan Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna, sekaligus menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada Warga Binaan yang telah mengikuti proses pembinaan dengan baik.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen, Didik Niryanto. Dalam laporannya, Kalapas menyampaikan rangkaian pelaksanaan pemberian remisi serta berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di Lapas Bireuen, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian.

Program pembinaan tersebut merupakan bagian penting dari proses Pemasyarakatan yang bertujuan membentuk Warga Binaan agar memiliki sikap, perilaku, pengetahuan, dan keterampilan yang lebih baik. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan bekal sebelum kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Selanjutnya, Bupati Bireuen, Mukhlis, berkesempatan membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut disampaikan pesan Pemasyarakatan tidak berhenti pada pelaksanaan pidana, tetapi juga membina dan menyiapkan Warga Binaan agar mampu menyadari kesalahan, memperbaiki diri, serta kembali menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dan produktif.

Momentum Hari Kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, pemberian remisi diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi Warga Binaan untuk terus berperilaku baik dan mengikuti seluruh program pembinaan yang telah disediakan.

Setelah pembacaan sambutan, Bupati Bireuen secara langsung menyerahkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen. Penyerahan tersebut menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian kegiatan dan disambut dengan penuh rasa syukur oleh para Warga Binaan. Berdasarkan data yang tersedia, sebanyak 217 orang narapidana mendapatkan Remisi Umum, yang terdiri atas 213 orang laki-laki dewasa dan 4 orang perempuan.

Dari jumlah tersebut, terdapat 1 orang narapidana yang memperoleh Remisi Umum II (RU-II) dan langsung bebas, yaitu Rizki Afdal bin Alm. Nurdin. Sementara itu, berdasarkan besaran remisi yang diterima, sebanyak 29 orang mendapatkan remisi 1 bulan, 55 orang mendapatkan remisi 2 bulan, 88 orang mendapatkan remisi 3 bulan, 29 orang mendapatkan remisi 4 bulan, 13 orang mendapatkan remisi 5 bulan, dan 1 orang mendapatkan remisi 6 bulan.

Ditinjau berdasarkan jenis perkara, penerima remisi terdiri atas 123 orang narapidana kasus narkotika, 91 orang kasus pidana umum (Pidum), dan 3 orang kasus korupsi.

Adapun sebanyak 54 orang narapidana lainnya belum memenuhi persyaratan untuk memperoleh remisi, sehingga belum dapat diusulkan sebagai penerima remisi pada periode tersebut.
Pemberian remisi tersebut diberikan kepada mereka yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Warga Binaan untuk terus menjaga perilaku, menaati peraturan, mengikuti program pembinaan, serta menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pidana.

Tidak hanya menyerahkan remisi, dalam kesempatan yang sama Bupati Bireuen, Bapak Mukhlis, juga menunjukkan kepeduliannya terhadap Warga Binaan Lapas Bireuen dengan menyerahkan bingkisan berupa sarung secara simbolis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen

Bingkisan tersebut selanjutnya akan dibagikan kepada seluruh Warga Binaan Lapas Kelas IIB Bireuen. Pemberian ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada Warga Binaan sekaligus mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan Lapas Bireuen dalam mendukung pelaksanaan pembinaan dan pelayanan Pemasyarakatan.

Kalapas Bireuen menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Bupati Bireuen beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin dan memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan berbagai program pembinaan di Lapas Bireuen.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan hasil pembinaan Warga Binaan. Para tamu undangan diperlihatkan secara langsung berbagai hasil pembinaan kemandirian yang dikembangkan di Lapas Kelas IIB Bireuen. Salah satu produk unggulan yang menjadi perhatian adalah telur bebek hasil budidaya Warga Binaan Lapas Bireuen. Program budidaya bebek petelur merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan di bidang peternakan.

Menariknya, hasil dari pembinaan tersebut tidak hanya berhenti sebagai produk unggulan Lapas Bireuen, tetapi telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Telur bebek hasil budidaya Warga Binaan sebelumnya turut dimanfaatkan sebagai bagian dari bahan makanan untuk seluruh Warga Binaan Lapas Bireuen , terutama di tengah kondisi keterbatasan bahan makanan yang dialami masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa hasil pembinaan Warga Binaan mampu memberikan kontribusi positif dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Produk yang dihasilkan dari kegiatan pembinaan di dalam Lapas dapat hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam situasi yang membutuhkan.

Tidak hanya saat terjadi bencana, telur bebek hasil pembinaan juga telah dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Lapas Bireuen. Telur tersebut turut diberikan kepada keluarga Warga Binaan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Lapas Bireuen terhadap keluarga yang memiliki anggota sedang menjalani masa pidana.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Bupati Bireuen serta dukungan Pemerintah Kabupaten Bireuen menjadi bentuk sinergi yang penting dalam mendukung keberhasilan program Pemasyarakatan di Lapas Bireuen.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *