
Samosir- Masyarakat Desa Bonan Dolok menyambut hangat pembangunan abutment jembatan penghubung ke Desa Hasinggahan (Jembatan Sitapigagan) karena telah lama dinanti, mengakhiri penantian belasan tahun, dan akan mempermudah akses serta mobilitas warga, yang ditandai dengan kunjungan Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST bersama Kadis PUPR Kabupaten Samosir Rudimantho Limbong, PPK Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Robatal Sinaga ST,PPTK Berlin Simbolon, Pengawas Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan dai Dinas PUPR Kabupaten Samosir Jackson Pasaribu, Camat Sianjur Mula-Mula Andre Limbong, Anggota DPRD kabupaten Samosir Phantas Lasidos Limbong, Jonny Sagala untuk memantau progres pembangunan jembatan penting tersebut pada Akhir Desember 2025 yang lalu.
Jembatan Sitapigagan adalah Menghubungkan Desa Bonan Dolok dan Desa Hasinggahan di Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Samosir,
Masyarakat setempat, termasuk tokoh desa seperti Camat Sianjur Mulamula Andre Limbong,Kades Bonan Dolok Tumotortius Siboro, Kades Hasinggaan Tammat Sagala
Karena Pembangunan ini menjadi harapan yang terwujud setelah penantian sekitar 16 tahun.
Dampak Terlaksananya Program Pembangunan Jembatan Sitapigagan ini salah satu untuk Mempermudah dan mempercepat akses serta mobilitas warga antar desa Bonan Dolok dan Desa Hasinggaan .
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST melakukan monitoring langsung, menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap proyek ini.Pembangunan ini sangat berarti karena akan meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat kedua desa, menggantikan kondisi sebelumnya yang mungkin menyulitkan.
Sementara itu, di Awal Tahun Baru 2026 Kadis PUPR Kabupaten Samosir Rudimantho Limbong Melakukan memonitoring pelaksanaan pembangunan Jembatan Bonan Dolok (Jembatan Sitapigagan) secara umum adalah untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, anggaran, dan jadwal, serta untuk menjamin kualitas pekerjaan dan manfaatnya bagi masyarakat.
Rudimantho Limbong Mengatakan bahwa Monitoring ini Secara spesifik,
Memastikan Kepatuhan Terhadap Perencanaan: Memeriksa apakah pembangunan mematuhi spesifikasi teknis, desain, dan peraturan yang telah ditetapkan.
Mengontrol Anggaran dan Jadwal: Memantau penggunaan anggaran negara secara efisien dan memastikan proyek selesai tepat waktu untuk menghindari pembengkakan biaya atau keterlambatan.
Menjamin Kualitas dan Keamanan: Memastikan material yang digunakan berkualitas baik dan proses konstruksi memenuhi standar keamanan untuk menghasilkan infrastruktur yang kokoh dan aman bagi pengguna, ucapnya .
Lebih lanjut,Rudimantho Limbong Mengatakan Hasil monitoring digunakan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan kepada pimpinan daerah (seperti Bupati Samosir yang juga turut memonitoring pada Desember 2025 yang lalu) dan pihak terkait lainnya, Memastikan bahwa jembatan tersebut pada akhirnya dapat berfungsi optimal untuk membuka isolasi wilayah, mendukung konektivitas antar daerah Danau Toba, Serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan mendukung potensi pariwisata lokal, seperti Air Terjun Sitapigagan.
Dalam konteks pemerintahan daerah, kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari akuntabilitas kepala dinas PUPR Kabupaten Samosir dalam menyelenggarakan pembangunan di bidang infrastruktur, ucapnya.
Selanjutnya, Robatal Sinaga ST Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek pembangunan jembatan Sitapigagan Desa Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-Mula ,Tentu Memiliki Peran yang sangat penting,Komitmen yang mencakup beberapa aspek kunci untuk memastikan proyek berjalan lancar dan sesuai ketentuan, yaitu
Administrasi dan Keuangan, serta Memastikan pengelolaan anggaran yang akurat, pencairan dana tepat waktu, serta kepatuhan terhadap prosedur pengadaan barang dan jasa pemerintah .
Ronatal Sinaga ST Mengatakan tentu akan Selalu Mengawasi pelaksanaan konstruksi Jembatan Sitapigagan Desa Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-Mula agar memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan dalam kontrak dan spesifikasi teknis, termasuk penggunaan material yang sesuai,
Ronatal Sinaga ST Juga Melakukan monitoring rutin terhadap kemajuan pekerjaan, mengidentifikasi hambatan, dan mengambil tindakan korektif secepatnya,dan Memastikan semua proses berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku ,
Sebagai bagian dari komitmen ini, PPK perlu bekerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk penyedia jasa konstruksi CV Panalaksak,konsultan pengawas, dan instansi terkait lainnya, untuk mencapai hasil proyek yang optimal, ucapnya.
Jackson Pasaribu selaku Pengawas Proyek dari Dinas PUPR Kabupaten Samosir Saat di Temui Media Delikkasus86.com mengatakan sudah menjadi tugas rutin seorang pengawas proyek pembangunan jembatan untuk memantau proyek tersebut secara berkala. Pemantauan ini penting untuk memastikan beberapa hal, antara lain:
Kemajuan Proyek: Memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.
Kualitas Pekerjaan: Memeriksa apakah pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan standar yang ditetapkan.
Kepatuhan Terhadap Standar Keselamatan: Memastikan semua prosedur keselamatan kerja dipatuhi untuk mencegah kecelakaan di lokasi proyek,Memantau penggunaan bahan dan sumber daya agar tidak melebihi anggaran yang telah disetujui,Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah atau hambatan yang mungkin muncul selama proses pembangunan.
Dengan pemantauan rutin, pengawas dapat mengambil tindakan korektif secepatnya jika terjadi penyimpangan, memastikan proyek jembatan selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi standar kualitas yang diperlukan,ujar Jakson.
Mewakili Masyarakat Desa Bonan,Kepala Desa Bonan Dolok Tumotortius Siboro Mengatakan bahwa Masyarakat Setempat Sangat Menyambut Baik Pembangunan Jembatan Sitapigagan ini, Mereka Sangat Berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir yang di Pimpin Oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST, Karena Pembangunan Jembatan Sitapigagan ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat Desa Bonan Dolok dan Masyarakat Desa Bonan Hasinggaan.karena infrastruktur ini vital untuk konektivitas, memperlancar akses ekonomi (jual beli hasil bumi), pendidikan, kesehatan, serta mempermudah mobilitas sehari-hari, Karena Jembatan yang baik adalah tulang punggung perkembangan desa, meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan, ucapnya.
















Users Today : 512
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4664
Users This Month : 12729