Purwakarta, Delikkasus86.com
Menyusul mencuatnya berita kasus proyek rehabilitasi jalan lingkungan di Desa Cibogogirang, Kecamatan Plered yang baru dikerjakan selesai seumur jagung namun sudah mengalami keretakan parah, sejumlah elemen tokoh masyarakat setempat secara tegas meminta Pemerintah Daerah Purwakarta menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi segala bentuk praktik kolusi.
Selanjutnya, Proyek yang dibiayai APBD Purwakarta dengan nilai hampir Rp900 juta itu, dikerjakan CV Santika Jaya memicu kecurigaan kuat adanya penyimpangan, mulai dari dugaan penggunaan material tidak standar, kelalaian pengawasan, hingga dugaan pertukaran kepentingan antara oknum pengelola proyek dengan kontraktor.
Sungguh hal ini dinilai sangat merugikan, karena uang rakyat yang dikumpulkan dengan susah payah dari hasil pajak rakyat terbuang sia-sia tanpa mendapatkan hasil yang layak.
Maka oleh karena itu, Pemda Purwakarta diminta untuk tidak menutup mata. Segera perkuat pengawasan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga serah terima pekerjaan.
Inspektorat Daerah harus segera bergerak aktif memeriksa setiap temuan, begitu juga DPRD sebagai wakil rakyat harus mengawal ketat, dan setiap oknum ASN maupun pihak lain yang terbukti terlibat kolusi atau menerima imbalan, atau melalaikan tugas demi keuntungan pribadi wajib ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku, tanpa pandang bulu.
Selain menindak pelanggaran, Pemda juga harus menjamin setiap proyek pembangunan nantinya benar-benar menghasilkan karya yang berkualitas, kokoh, awet, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. Jadi jangan biarkan proyek pembangunan hanya menjadi seremonial atau ladang keuntungan segelintir oknum saja.
“Kami ingin pembangunan yang jujur dan berkualitas. Mata rantai Kolusi harus diputus, amanah uang rakyat harus dijaga dengan sebaik-baiknya dan harus bisa dipertanggung jawabkan,” tegas warga masyarakat
Bbl/Tim














Users Today : 499
Users Yesterday : 895
Users Last 7 days : 5589
Users This Month : 7880