Maumere, DelikKasus86.com. – Pemerintah Kabupaten Sikka melalui pihak manajemen RSUD TC Hillers Maumere akhirnya angkat suara terkait pemberitaan yang beredar mengenai tidak diperpanjangnya kontrak kerja dr. Remidazon, dokter anestesi non-ASN yang selama ini bertugas di rumah sakit daerah.
Pihak Manajemen RSUD TC Hillers melalui Kadis Infokom Verry Awalles kepada Media ini senin 16/5/2025 di ruang kerjanya kemarin mengatakan ,
Sebagai seorang profesional kesehatan dan juga putra daerah, kehadiran dr. Remy di tengah masyarakat Sikka tentu telah membawa manfaat yang besar, terutama dalam mendukung pelayanan medis yang sangat penting dan vital bagi masyarakat, “ujar Awalles.
Lanjut Awalles, Pemerintah Kabupaten Sikka, melalui RSUD TC Hillers, sejatinya telah berupaya maksimal memberikan ruang dan dukungan penuh kepada dr. Remy. Bahkan, untuk pertama kalinya dalam sistem kontrak tenaga kesehatan non-ASN, Pemerintah bersedia memberikan kontrak bulanan sesuai permintaan dr. Remy, meskipun pada umumnya pemerintah menyiapkan sistem kontrak berlaku tahunan. Ini menjadi bukti fleksibilitas dan itikad baik Pemerintah demi menjaga kelangsungan layanan kesehatan, khususnya layanan anestesi yang sangat dibutuhkan rumah sakit dan masyarakat Sikka pada umumnya, “papar Awalles
Tidak hanya itu kata Awalles, masukan-masukan dari dr. Remy terkait isi Perjanjian Kerja Sama (PKS) juga telah diakomodasi secara maksimal. Meski terdapat beberapa ketidaksesuaian dengan format baku yang telah disusun, Pemerintah tetap memilih pendekatan kolaboratif demi menjaga keberlangsungan pelayanan.
Oleh karena itu, jika kini muncul narasi di tengah publik seolah-olah Pemerintah tidak memperpanjang kontrak, maka dapat kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
” Kami memilih ( pemerintah red) tetap membuka ruang komunikasi dan kolaborasi, khususnya dengan putra-putri daerah yang memiliki keahlian dan kepedulian terhadap tanah kelahirannya, “tuturnya.
Pemerintah kabupaten Sikka berharap dr. Remy tetap menunjukkan rasa memiliki terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Sikka ini dan dapat menjadi bagian dari solusi pembangunan sektor kesehatan, kapan pun dan di mana pun berada.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sikka terus berbenah dan berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam proses ini, kami membuka pintu seluas-luasnya bagi tenaga kesehatan, baik ASN maupun non-ASN, untuk bersama-sama membangun sistem kesehatan daerah yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan saling mendukung, setiap tantangan akan menjadi peluang untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Sikka, ” tutup Awalles.
Penulis : Jusuf Perwakilan SH.















Users Today : 510
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4662
Users This Month : 12727