DELIKKASUS86.COM – MANADO – Kepolisian Sektor Kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado, bekerja sama dengan Polda Sulawesi Utara (Sulut), berhasil mengamankan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial OZ pada Jumat (30/5/2025) sore. OZ diamankan sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi.
OZ diketahui merupakan warga Dumoga Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, dan diduga berperan sebagai Human Resource Development (HRD) di sebuah perusahaan scam yang beroperasi di Phnom Penh, Kamboja.
Penangkapan OZ dipimpin langsung oleh Kasubdit Renakta Direktorat Reskrimum Polda Sulut, AKBP Paulus Palamba, SE, bersama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Menurut AKBP Paulus Palamba, kasus OZ sempat menjadi sorotan di media sosial setelah diduga mencoba membujuk sejumlah WNI yang berada di bawah perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja untuk kembali bekerja di perusahaan scam tersebut.
“Dari hasil penelusuran awal, OZ diduga kuat terlibat dalam aktivitas jual beli WNI ke dan dari perusahaan scam. Ia diduga memiliki peran strategis dalam jaringan perdagangan orang lintas negara,” ujar Paulus dalam keterangan resminya.
Saat ini, OZ telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Renakta Polda Sulut.
“Kepolisian menjamin proses hukum berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kami menegaskan komitmen untuk memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan melindungi WNI yang menjadi korban,” tegas Paulus.
Ia menambahkan, langkah cepat ini merupakan hasil sinergi lintas instansi dalam upaya menyelamatkan WNI dari jaringan perdagangan manusia. Pihak kepolisian juga terus mendalami kasus ini dan menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, fenomena warga Sulawesi Utara yang ramai-ramai ingin berangkat ke Kamboja masih terus terjadi. Dalam beberapa pekan terakhir, Polsek Bandara Sam Ratulangi telah menggagalkan keberangkatan sejumlah warga ke negara tersebut. Tercatat, sekitar 10 orang berhasil dicegah dalam beberapa hari terakhir saat hendak terbang menuju Kamboja.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja ke luar negeri, terutama yang tidak melalui prosedur resmi.















Users Today : 337
Users Yesterday : 206
Users Last 7 days : 3259
Users This Month : 7370