Aceh Tamiang – Delikkasus86.com// Kepolisian Sektor (Polsek) Rantau Polres Aceh Tamiang menindaklanjuti penemuan sesosok mayat laki-laki di area perkebunan kelapa sawit milik warga Dusun Tegal Rejo, Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (08/05/2026).
Kapolsek Rantau, IPTU Budi Hartono, S.Sos., menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 07.05 WIB terkait penemuan mayat yang pertama kali ditemukan warga sekira pukul 06.30 WIB.
“Setelah menerima laporan, kami bersama personel Polsek Rantau dan Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Tamiang langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi,” ujarnya.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui berinisial M (61), seorang petani yang berdomisili di Dusun Tegal Rejo, Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau.
Peristiwa tersebut bermula saat saksi P (48) yang hendak pergi ke kebun untuk memanen sawit menemukan korban dalam kondisi tergeletak terlentang, telah membusuk, serta mengeluarkan bau menyengat. Saksi kemudian mengenali korban dan segera memberitahukan warga sekitar serta anak korban, H (37).
Dari keterangan keluarga, korban telah dua hari tidak pulang ke rumah sejak Rabu (06/05/2026), saat pergi ke kebun miliknya untuk mengumpulkan buah pinang. Keluarga juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan jantung.
Hasil pemeriksaan awal oleh Tim Identifikasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan autopsi dan langsung dilaksanakan proses fardu kifayah untuk pemakaman. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menempuh jalur hukum.
Kapolsek Rantau menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah kepolisian berupa pengamanan TKP, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan keluarga dan perangkat desa.
“Kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan tidak adanya unsur lain dalam peristiwa ini,” tutup Kapolsek.
Polres Aceh Tamiang mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa demi penanganan yang cepat dan tepat.
(Irwan)
















Users Today : 148
Users Yesterday : 767
Users Last 7 days : 3828
Users This Month : 4259