DILIKKAUS86.COM — TANGERANG, 24 AGUSTUS 2026 — Ini bukan lagi sekadar keluhan. Ini adalah realitas pahit yang terjadi di depan mata semua orang di kawasan GOR Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Seorang oknum koordinator PKL berinisial KSM — yang seharusnya sedang dalam proses pemeriksaan penyidik Polsek Cipondoh atas dugaan pungutan liar dan pemerasan — justru semakin berkuasa, semakin sombong, dan semakin merajalela.
KSM: DALAM PROSES HUKUM, TAPI BERKUASA SEPERTI RAJA
Puluhan pedagang kaki lima menjadi saksi nyata: setiap hari, tanpa rasa takut sedikitpun, oknum KSM berkeliling dari lapak ke lapak, memungut “iuran wajib” yang jumlahnya terus naik. Uang itu bukan untuk kas desa, bukan untuk kebersihan, bukan untuk ketertiban — itu adalah uang perasan darah keringat rakyat kecil yang hanya ingin mencari sesuap nasi.
“Dia berjalan bebas, menatap kami dengan tatapan menantang. Dia bilang: ‘Gua tak akan ditangkap. Polisi mana yang berani nangkap gua. Semua sudah diatur.’ Dan kenyataannya, sampai hari ini — dia benar-benar bebas!” — ungkap seorang pedagang dengan suara gemetar ketakutan.
Laporan sudah dibuat. Dokumen sudah masuk ke Polsek Cipondoh. Tapi pemeriksaan hanya satu kali, lalu diam seribu bahasa. KSM tahu persis bahwa proses hukum terhadapnya mandul. Itulah sebabnya dia makin berani, makin menindas, makin percaya diri bahwa hukum di Tangerang tidak berlaku untuknya.
DUGAAN KERJA SAMA: SATPOL PP CIPONDOH TURUT MENERIMA PERINTAH KSM?
Ini adalah tuduhan paling serius yang kini menggema di kalangan pedagang dan warga:
“Satpol PP Cipondoh tidak datang sendiri. Mereka datang atas informasi dari KSM. KSM memberi kode: ‘Bersih-bersih sebentar, Satpol mau datang.’ Pedagang disuruh sembunyi, Satpol datang berfoto, lalu pergi. Setelah itu — KSM kembali memungut uang dengan alasan ‘kalian aman karena gua yang atur semuanya’.”
Faktanya semakin menguatkan dugaan tersebut:
– PKL tahu persis kapan Satpol PP akan datang — berkat bocoran dari KSM
– Penertiban hanya berlangsung saat kamera menyala, setelah itu semua kembali seperti semula
– Tidak ada satu pun pedagang yang berani menolak membayar iuran KSM — takut dilaporkan atau disapu bersih oleh Satpol PP
– KSM dengan lantang membanggakan dirinya: “Gua yang atur Satpol, bukan Satpol yang atur gua!”
HUKUM TUMPUL KE BAWAH, TAJAM KE ATAS — DI MANA KEADILAN?
Fenomena di GOR Gondrong adalah bukti nyata paling menyakitkan dari apa yang rakyat Indonesia sebut: Hukum Tumpul ke Bawah, Tajam ke Atas.
Rakyat Kecil Oknum KSM & Kroni
Ditilang karena parkir sembarangan Memeras ratusan pedagang → MASIH BEBAS
Ditahan karena laporan palsu Dilaporkan resmi → PROSES HUKUM MANDUL
Takut melapor ke polisi Mengancam korban di depan umum → TIDAK ADA YANG BERANI MENYENTUH
Diusir dari tempat sendiri Menguasai ruang publik → DIATUR OLEH DIA
Di negara yang mengaku negara hukum, di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto yang berwasiat: “Jangan sampai negara diatur oleh oknum preman” — di GOR Gondrong, itulah yang persis terjadi!
SERUAN KERAS RAKYAT GONDRONG:
Kepada Kapolres Metro Tangerang Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang, Wali Kota Tangerang, Gubernur Banten — dan kami mohon perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto serta Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo:
Bapak, di GOR Gondrong, hukum sedang dipermalukan. Oknum KSM menantang muka negara. Dia membuktikan setiap hari bahwa dia lebih kuat dari Polsek Cipondoh, lebih kuat dari Satpol PP Cipondoh, lebih kuat dari Pemkot Tangerang. Dia menguasai rakyat kecil, memeras mereka, dan menertawakan hukum di depan mata aparat.
Apakah laporan pedagang harus sampai ke Istana Negara baru akan ada yang bergerak? Apakah darah harus tumpah dulu baru ada keadilan? Jangan tunggu sampai rakyat kehilangan harapan pada negara ini!
Tuntutan kami sederhana namun mutlak:
1. TANGKAP OKNUM KSM SEKARANG JUGA — sebelum dia menindas lebih banyak korban
2. BUKA PROSES HUKUM SECARA TRANSPARAN — publik berhak tahu kenapa pemeriksaan mandul
3. AUDIT KINERJA SATPOL PP CIPONDOH — bersihkan oknum yang diduga bekerja sama dengan preman
4. KEMBALIKAN FASILITAS UMUM UNTUK RAKYAT, BUKAN UNTUK KERAJAAN PREMAN!
INDONESIA NEGARA HUKUM — BUKAN NEGARA MILIK OKNUM PREMAN! JIKA KSM TIDAK DIPROSES, MAKA SIAPAPUN BISA MENJADI RAJA KECIL DAN MENERTWAKAN HUKUM!
RED DAVID E,S.E.
















Users Today : 640
Users Yesterday : 911
Users Last 7 days : 5732
Users This Month : 1551