Proyek Embung Pulau Hiri kota Ternate Habiskan 13,5 Miliyar APBN di Sebut Malfungsi

DK86- BREAKING NEWS

TernateDelikkasus86.Com – Maluku Utara Akademisi Universitas Khairun Ternate, (Unkhair) Dr. Muamil Sunan, kembali menyoroti kualitas Pekerjaan pembangunan Embung Pulau Hiri, Kota Ternate, yang menelan Biaya Rp 13,5 miliar dari anggaran APBN 2024.

Proyek embung yang dikerjakan CV. Aqila Putri di bawah pengawasan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara dan PPK Edi Sukirman disebut malfungsi, bahkan menimbulkan ancaman bagi warga sekitar.

Menurut Dr. Muamil, dengan anggaran sebesar itu, proyek embung seharusnya hasil pekerjaan lebih berkwalitas bukan sebaliknya.

“Setelah habis anggaran fantastis, embung ini malfungsi karena air yang tertampung meluap saat hujan deras, merusak lingkungan sekitar. Longsor dan banjir terjadi di permukiman warga, termasuk merusak dinding pagar SD di Kelurahan Tafraka. Fenomena ini patut diseriusi penegak hukum, Ungkap Muamil, Kamis (30/10/2025).

Lebih mengkhawatirkan, dugaan penggunaan material dan metode yang tidak sesuai standar teknis membuat sebagian sisi embung rawan ambruk. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah proyek bernilai miliaran rupiah ini diawasi dengan benar?

Muamil menegaskan, bahwa persoalan utama terletak pada Kepala BWS Malut, M. Saleh Talib, dan PPK Edi Sukirman, yang memiliki tanggung jawab penuh dalam pengawasan proyek tersebut.

“Meski masalah di hilir embung, seperti penumpukan sedimen yang mengganggu aliran air sudah diketahui, langkah perbaikan yang dilakukan sejauh ini belum mampu menyelesaikan akar permasalahan, Ujarnya

Ia juga menuturkan, akibat perencanaan yang kurang matang, desain yang mengabaikan stabilitas lereng, serta penggunaan material meragukan menjadi indikasi potensi kelalaian serius yang harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

“Kejati Malut perlu merespon kualitas proyek yang menghabiskan anggaran besar ini, apalagi di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran, agar setiap rupiah yang keluar Uang Rakyat harus sesuai peruntukannya,

Sementara itu, Kepala BWS Malut M. Saleh Talib dan ketua PPK Edi Sukirman masi dalam upaya untuk di konfirmasi sampai berita ini tayangkan.(*)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *