Proyek Pemasangan U-Ditch di Gandasoli Plered Diduga Asal-Asalan Dibiarkan, Bupati Purwakarta dan DPRD Diminta Turun Tangan

DK86- BREAKING NEWS
Purwakarta, Delikkasus86. com

Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di Desa Cibogohilir – Gandasoli, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta  terkait dalam Pengerjaan pemasangan drainase beton (U-Ditch) yang dikerjakan oleh CV Jiwa Besar Juara tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar teknis pengerjaan konstruksi.

Berdasarkan pantauan di lapangan dan keluhan warga, beberapa material U-Ditch yang baru dipasang tampak sudah mengalami kerusakan serta keretakan di sejumlah titik.Tak hanya itu, proses pemasangan diduga dilakukan tanpa dasar lantai kerja dan tidak disertai pengisian mortar (sealing/spesi). Kondisi ini dikhawatirkan membuat aliran air dengan mudah menggerus bagian bawah serta celah bangunan hingga memicu kerusakan fatal dalam jangka pendek.

Proyek ini sendiri berada di bawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DISTARKIM) Kabupaten Purwakarta dengan nama kegiatan Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 10 bernilai kontrak sekitar Rp2,97 miliar APBD Tahun Anggaran 2026.

Soroti Pengawasan Dinas DISTARKIM dan Konsultan Proyek. 

Selanjutnya Kecewaan warga kini makin memuncak lantaran pengerjaan yang terkesan “asal-asalan” ini terkesan dibiarkan begitu saja tanpa tindakan tegas dari oknum dinas terkait maupun konsultan pengawas proyek,diduga ada kolusi antara oknum DISTARKIM dan oknum Cv. jiwa Besar Juara.Masyarakat menilai diduga ada kelalaian atau kesengajaan dalam fungsi pengawasan (controlling) terhadap jalannya proyek dari uang rakyat tersebut.

“Uang yang digunakan untuk pembangunan ini berasal dari pajak rakyat yang dikumpulkan dengan susah payah. Kalau hasilnya asal-asalan dan hancur di sana-sini, ini sama saja membuang-buang uang rakyat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purwakarta, khususnya DISTARKIM, untuk bersikap responsif dan bertanggung jawab. Sebagai pelayan publik, ASN dituntut memberikan hasil kerja yang berkualitas, bukan justru membiarkan penyedia jasa bekerja tanpa mengindahkan standar mutu.

Bupati dan DPRD Komisi III Didesak Ambil Sikap Tegas
Atas kondisi tersebut, warga meminta Bupati Purwakarta, Saeful Bahri Binzein, untuk meninjau langsung lokasi pekerjaan U-Ditch di Desa Cobogohilir- Gandasoli guna melihat kondisi sebenarnya di lapangan.

Selain itu, desakan juga ditujukan kepada Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta agar tidak tinggal diam melihat pengerjaan proyek yang berpotensi merugikan keuangan daerah tersebut. Anggota legislatif diharapkan segera turun mengevaluasi dan memanggil pihak-pihak terkait.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengambil tindakan tegas, termasuk mempertimbangkan opsi blacklist (daftar hitam) terhadap kontraktor pelaksana Cv. Jiwa Besar Juara maupun konsultan pengawas jika terbukti tidak bertanggung jawab dan bekerja tidak sesuai spesifikasi teknis demi keberlanjutan pembangunan daerah.

Begitu juga terhadap oknum ASN DISTARKIM dan oknum ASN Lainnya patut ditinjau ulang lantaran terkesan masa bodoh terhadap tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi). Selain itu ASN yang kerjanya molor patut dipertanyakan karena sudah di gajih dari uang rakyat.

Habel Hendrik

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *