Saat Polisi Lain Mengejar Jabatan, Pasangan Anggota Polda Maluku Ini Justru Mengharumkan Nama Polri di Tingkat Internasional

DK86- BREAKING NEWS

Kota Ambon, Maluku, delikkasus86.com. – Di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian, pasangan suami istri anggota Polda Maluku ini justru menunjukkan wajah lain Polri yang penuh dedikasi dan prestasi.

Mereka adalah Aipda Roweyknes Soplanit dan Iptu Esterlina Titiheru, pasangan polisi yang sukses mengharumkan nama institusi melalui pengabdian sosial hingga prestasi internasional.

Nama Iptu Esterlina Titiheru menjadi perhatian setelah berhasil meraih tiga medali pada ajang NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026. Dalam kompetisi tersebut, Esterlina sukses membawa pulang medali emas kategori Women’s Physique, serta dua medali perak di kategori Women Figure dan Women’s Wellness.

Prestasi internasional itu tidak hadir begitu saja. Di balik keberhasilan sang Polwan, terdapat dukungan penuh dari sang suami, Aipda Roweyknes Soplanit atau yang akrab disapa Odik.

“ Ya yang pertama, kita pasti support dulu terus, support setiap proses. Terus kedua ya bangga dengan hasil pencapaian itu. Kerja keras terbayarkan,” ungkap Odik saat diwawancarai media ini 13/5/2026 melalui WhatsApp pukul 21.28 WITA malam tadi

Odik katakan, Sebagai suami, ia mengaku bangga atas perjuangan dan capaian istrinya yang mampu bersaing hingga tingkat internasional. Namun lebih dari itu, menurutnya prestasi tersebut juga membawa nama baik institusi Polri, khususnya Polda Maluku di mata dunia.

“ Kalau dari institusi ya tetap bangga karena membawa nama baik Polri, Polda Maluku, Polwan Polda Maluku dan secara khusus institusi Polri di internasional. Itu kan jarang-jarang,” ujarnya.

Soplanit bukan sosok polisi biasa. Selama bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Negeri Ema, dan Negeri Hukurila Kota Ambon,kecamatan Leitimur selatan berhasil membentuk Forum Komunikasi Polisi Masyarakat ( FKPM) dan pernah menjuarai peringkat V ditingkat Nasional.

Ia ( Odik red) dikenal aktif membangun masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan warga.

Jauh sebelum pandemi Covid-19, Odik telah membentuk kelompok tani bersama masyarakat setempat. Sebanyak 21 warga diajak membuka lahan pertanian, menanam hingga menjual hasil panen secara mandiri.

Odik katakan, Sebagai suami, ia mengaku bangga atas perjuangan dan capaian istrinya yang mampu bersaing hingga tingkat internasional. Namun lebih dari itu, menurutnya prestasi tersebut juga membawa nama baik institusi Polri, khususnya Polda Maluku di mata dunia.

“ Kalau dari institusi ya tetap bangga karena membawa nama baik Polri, Polda Maluku, Polwan Polda Maluku dan secara khusus institusi Polri di internasional. Itu kan jarang-jarang,” ujarnya.

Soplanit bukan sosok polisi biasa. Selama bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Negeri Ema, dan Negeri Hukurila Kota Ambon,kecamatan Leitimur selatan berhasil membentuk Forum Komunikasi Polisi Masyarakat ( FKPM) dan pernah menjuarai peringkat V ditingkat Nasional.

Ia ( Odik red) dikenal aktif membangun masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan warga.

Jauh sebelum pandemi Covid-19, Odik telah membentuk kelompok tani bersama masyarakat setempat. Sebanyak 21 warga diajak membuka lahan pertanian, menanam hingga menjual hasil panen secara mandiri.

Kerja nyata tersebut membuat dirinya mendapat penghargaan dari Walikota Ambon pada tahun 2019 sebagai Bhabinkamtibmas berprestasi.

Penghargaan juga datang dari Kapolda Maluku pada masa kepemimpinan Irjen Pol Royke Lumowa hingga Irjen Pol Lotharia Latif atas dedikasinya membangun masyarakat melalui pendekatan humanis.

Tak berhenti di situ, Aipda Roweyknes Soplanit juga berhasil meraih penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo usai menjuarai lomba Bhabinkamtibmas tingkat nasional.

Ia kembali menorehkan prestasi saat mewakili Polsek Leitimur Selatan dalam lomba Siskamling dan Tiga Pilar tingkat pusat.

Program tersebut mengedepankan sinergi pemerintah negeri, gereja dan aparat keamanan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat di tingkat desa.

Atas keberhasilan tersebut, Odik kembali menerima penghargaan Kapolri pada tahun 2023. Hingga kini, ia telah mengoleksi dua penghargaan Kapolri atas pengabdian dan inovasinya di tengah masyarakat.

Di balik keberhasilan sang istri di panggung internasional, Odik juga berharap institusi Polri lebih memberi perhatian kepada anggota yang memiliki prestasi di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

“ Kalau harapan ya, sebaiknya lebih memperhatikan atlet-atlet anggota Polri yang berkembang. Kedepannya lebih di-support supaya anggota Polri yang berprestasi bisa diperhatikan,” katanya.

Menurutnya, penghargaan dan perhatian dari institusi akan menjadi motivasi besar bagi anggota lain untuk terus berprestasi.

“Kalau dia berprestasi sampai tingkat internasional ya ada reward tertentu lah supaya jadi penyemangat. Bukan cuma untuk mereka, tapi jadi motivasi juga bagi rekan-rekan yang lain,” tambahnya.

Aipda Roweyknes Soplanit lahir di Ambon pada 8 Mei 1985 dan merupakan lulusan Setuk Ba Polri Angkatan 24 tahun 2004. Sementara sang istri, Iptu Esterlina Titiheru, merupakan Polwan Angkatan 29 tahun 2006 dan kini menjabat sebagai PS Kapolsek Baguala.

Meski telah memiliki banyak prestasi hingga tingkat nasional dan internasional, perjalanan karier Aipda Roweyknes Soplanit belum sepenuhnya berjalan mulus. Hingga kini, anggota Kanit Binmas Polsek Leitimur Selatan Polresta Ambon dan Pulau-pulau Ambon itu belum juga berhasil lolos Sekolah Perwira Polri.

Namun bagi masyarakat, pengabdian yang dilakukan pasangan ini telah menjadi bukti bahwa kehormatan seorang polisi bukan hanya diukur dari pangkat dan jabatan, melainkan dari kerja nyata serta manfaat yang dirasakan rakyat.

Penulis : Yusuf Porwaila SH

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *