BATANG Jateng,delikkasus86.com – Sedekah Bumi di dukuh Sidodadi desa Krengseng Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang semakin meriah dan semarak. Dari tahun ke tahun terlihat peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Animo masyarakat juga terlihat semakin besar, ditandai dengan partisipasi dan kehadirannya. Di sedekah bumi tahun 2026 ini masyarakat membuat dua gunungan. Satu gunungan hasil bumi sebagai lambang mata pencaharian petani dan gunungan berisi jajanan makanan kecil kemasan sebagai lambang usaha masyarakat yang berdagang dan membuka lapak.
Upacara dimulai dengan kirab membawa dua gunungan keliling kampung dan diikuti seluruh masyarakat dukuh Sidodadi tanpa kecuali. Laki-laki, perempuan, tua, muda ikut kirab semua. Bahkan ada yang membawa anak bayi yang ditempatkan di kereta dorong. Kades Krengseng Apriliyanto ikut serta dalam prosesi iring-iringan ini didampingi Yudi selaku Kadus Sidodadi. Iring-iringan menuju tempat upacara di jalan tengah persawahan yang sudah dihias. Di tempat ini prosesi upacara dilanjutkan dengan do’a bersama sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah. Dua Gunungan yang dibawa kemudian diperebutkan oleh masyarakat.
Dalam sambutannya Kades Krengseng berharap sedekah bumi ini menjadi acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun. “Jika acara ini selalu diadakan, nanti akan menjadi besar dan semakin banyak penonton luar daerah yang datang”, ujar Apriliyanto.
Ketua Panitia Setyo Gunawan juga mengungkapkan hal yang sama. “Sudah lima kali kami rutin menyelenggarakan setiap tahun dan selalu ada peningkatan”, ujar Setyo Gunawan.
Kesuksesan sedekah bumi ini tidak lepas dari kesuksesan menggandeng mitra sponsor sebagai pendukung utama. Di tahun ini produsen obat-obatan pertanian Syngenta dan Sahabat Tani menjadi sponsor utama. Selain itu ada donatur lokal dan juga dari warga Sidodadi yang berada di luar negeri dan bekerja sebagai TKI.
Kejutan terjadi ketika di tengah-tengah acara, Ketua DPC PDIP Batang H. Ahmad Ridwan menyempatkan hadir bersama tokoh masyarakat Muchamad Aghus ZN, beberapa pengurus dan simpatisan partai. H.Ridwan memuji semangat petani Sidodadi yang meskipun sedang menghadapi musim kemarau tapi tetap bisa panen. H. Ridwan juga menyerahkan bantuan sebagai wujud partisipasi.
Desa Krengseng merupakan wilayah yang mayoritas warganya bekerja sebagai pedagang dan petani dengan luas lahan pertanian sekitar 80 hektar dan terbagi menjadi tiga Kelompok Tani. Ketika menghadapi musim kemarau dan kekeringan mereka menggunakan pompa air untuk mengairi sawah. Masyarakatnya juga heterogen dari beberapa suku dan keyakinan tapi selalu aman, rukun dan damai sehingga bisa dikatakan desa Krengseng menjadi rumah kebinekaan yang nyaman untuk semua golongan.
Red/devitaesf
















Users Today : 645
Users Yesterday : 911
Users Last 7 days : 5737
Users This Month : 1556