Aceh Singkil | delikkasus86.com ~ Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Masjid ISTIQAMAH, Desa Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, pada Sabtu malam. (28/02/2026). Untuk pertama kalinya sejak desa ini berdiri, jajaran pimpinan tinggi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil hadir langsung melaksanakan program Safari Ramadhan di wilayah yang selama ini tergolong terpencil tersebut.

Kehadiran Pimpinan Daerah di Garis Depan:
Rombongan Tim 2 Safari Ramadhan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH., didampingi Penjabat (Pj) Sekda, H. Edy Widodo, SKM., M.Kes. Turut hadir pula sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Singkil. Kehadiran para pejabat teras ini menjadi simbol penting bahwa pemerintah daerah kini memberikan perhatian hingga ke pelosok terdalam.

Momen Bersejarah Bagi Warga Desa:
Kepala Desa Situban Makmur, Irwansyah Putra Sambo, SH., dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini adalah momen langka yang menjadi sejarah baru bagi desa mereka.
“Kehadiran Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, dan para Kepala SKPK di desa terpencil kami membuat masyarakat merasa sangat diperhatikan dan ‘lega’. Ini adalah sejarah bagi kami, karena baru tahun ini Safari Ramadhan tingkat kabupaten diadakan di Situban Makmur,” ujar Irwansyah dengan penuh semangat.
Aspirasi Vital: Revitalisasi 294 Hektar Lahan Persawahan:
Tidak sekadar bersilaturahmi, momentum ini dimanfaatkan Irwansyah untuk menyampaikan aspirasi krusial demi kesejahteraan ekonomi warga. Ia memohon kepada Pemerintah Kabupaten agar memberikan perhatian khusus pada aset pertanian desa.

“Kami memohon agar lahan persawahan seluas 294 hektar yang sudah terbengkalai selama kurang lebih sepuluh tahun dapat dibuka dan dikelola kembali. Ini adalah harapan besar warga untuk membangkitkan ekonomi desa,” pintanya langsung kepada Wakil Bupati.

Dalam arahannya, Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman menekankan bahwa Safari Ramadhan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan jembatan untuk mempererat ukhuwah islamiyah* antara pemerintah dan masyarakat di daerah terpencil.
“Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai sarana peningkatan kualitas diri. Tingkatkan ibadah dan sempurnakan amalan kita agar kita menjadi pribadi yang lebih bertaqwa saat menyambut hari kemenangan nanti,” tutur H. Hamzah Sulaiman di hadapan para jamaah.
Menutup Celah Keterisolasian:
Kegiatan yang diakhiri dengan buka puasa bersama ini diharapkan menjadi saluran komunikasi dua arah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghapus sekat keterisolasian desa melalui perhatian yang merata, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, optimalisasi lahan pertanian, maupun penguatan nilai-nilai religius masyarakat.{*}
Reporter: Khalikul Sakda
















Users Today : 533
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4685
Users This Month : 12750