Silaturahmi di Hotel Santika Tangsel, Prof Boy Arsya dan Masril Ansis Bahas Pendidikan, Diplomasi, dan Masa Depan Indonesia
Tangerang Selatan, Delikkasus86.com – Suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai agenda silaturahmi antara pakar politik luar negeri sekaligus penasihat Presiden RI, Prof Boy Arsya, bersama tokoh pendidikan Masril Ansis, S.Pd, yang berlangsung di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (12/3/2036).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun sarat makna. Keduanya membahas berbagai isu strategis nasional, mulai dari pendidikan, diplomasi internasional, pembangunan sumber daya manusia (SDM), hingga pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Silaturahmi itu dinilai menjadi simbol pentingnya komunikasi dan kolaborasi lintas profesi dalam mendukung pembangunan nasional. Prof Boy Arsya dan Masril Ansis sepakat bahwa kemajuan Indonesia membutuhkan sinergi antara dunia pendidikan, akademisi, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, Masril Ansis menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk masa depan bangsa. Menurutnya, peran guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, moral, disiplin, dan rasa cinta tanah air bagi generasi muda.
“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi bagaimana membentuk manusia yang memiliki akhlak, rasa tanggung jawab, serta semangat menjaga persatuan bangsa. Guru menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi Indonesia yang unggul,” ujar Masril Ansis.
Ia menambahkan, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi, arus globalisasi, dan perubahan sosial yang cepat. Karena itu, pendidikan harus mampu menjadi benteng moral sekaligus sarana mencetak generasi yang berintegritas dan siap bersaing di tingkat internasional.
Masril juga menekankan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, perpecahan, maupun paham yang dapat mengganggu persatuan nasional.
Sementara itu, Prof Boy Arsya menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki posisi strategis di mata dunia internasional. Dengan kekayaan sumber daya alam, jumlah penduduk yang besar, dan keberagaman budaya, Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi kekuatan penting di kawasan Asia maupun dunia.
Menurutnya, perkembangan geopolitik global menuntut Indonesia untuk terus memperkuat diplomasi internasional, menjaga stabilitas politik dalam negeri, serta meningkatkan kualitas SDM agar mampu bersaing dengan negara-negara maju.
“Di era globalisasi saat ini, kekuatan bangsa tidak hanya dilihat dari ekonomi dan militer saja, tetapi juga dari kualitas pendidikan, persatuan rakyat, stabilitas nasional, dan kemampuan diplomasi internasional,” ungkap Prof Boy Arsya.
Ia juga menilai bahwa generasi muda Indonesia harus dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, kemampuan komunikasi global, dan nasionalisme yang kuat demi menjaga nama baik bangsa di tingkat internasional.
Selain membahas isu kebangsaan dan pembangunan nasional, suasana silaturahmi juga diwarnai canda dan nostalgia yang mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara keduanya. Kehangatan tersebut dinilai menjadi contoh nilai luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, dan rasa hormat tanpa memandang jabatan maupun latar belakang sosial.
Pertemuan di Hotel Santika Premiere ICE BSD City itu juga mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai kegiatan silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antartokoh bangsa serta membangun semangat persatuan dalam menghadapi tantangan nasional dan global.
Di akhir pertemuan, Prof Boy Arsya dan Masril Ansis sama-sama berharap Indonesia dapat terus tumbuh menjadi negara yang kuat, mandiri, berdaulat, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Keduanya optimistis bahwa dengan pendidikan yang kuat, persatuan nasional, dan semangat kolaborasi, Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.
David E., S.E.
















Users Today : 514
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4666
Users This Month : 12731