Siswa SMAN 1 Larantuka Belajar Jadi “Detektif Hoaks” & Jurnalis Bareng AKPERSI NTT

DK86- BREAKING NEWS

DELIKKASUS86. COM || FLORES TIMUR – Sebanyak 72 siswa SMAN 1 Larantuka baru saja mendapatkan “mantra” khusus untuk menghadapi gempuran informasi di dunia maya. Lewat program “AKPERSI Goes To School, yang digelar Senin (4/3/2026), mereka diajak membedah dapur kerja wartawan sekaligus belajar cara menangkal hoaks.

 

Kegiatan seru ini diinisiasi oleh DPD AKPERSI NTT dan DPC AKPERSI Flores Timur dalam rangka menyambut “World Press Freedom Day.

 

Ketua DPD AKPERSI NTT, Djuwenchayanna Diaz, menekankan bahwa di era digital, semua orang harus punya “tameng” literasi. Menurutnya, kebebasan pers adalah napas demokrasi, tapi harus dijalankan dengan tanggung jawab.

 

Tugas kalian simpel tapi penting: cek fakta dulu sebelum share, lawan hoaks, dan dukung jurnalisme yang beneran berkualitas,” tegasnya di depan para siswa.

 

Tak cuma teori, para siswa juga langsung diajarkan teknis menulis berita yang profesional oleh Sekretaris DPD AKPERSI NTT, Yurgo Purab.

 

Teknik Piramida Terbalik Cara menyusun berita agar informasi paling penting ada di paling atas.

Citizen Journalism Mengajak siswa menjadi jurnalis warga yang cerdas.

Security Alert Yurgo juga mewanti-wanti soal bahaya phishing, malware, hingga modus penipuan di WhatsApp yang makin marak.

 

Pihak SMAN 1 Larantuka melalui Wakasek Humas, Silvester Witin, S.Fil, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para praktisi pers ini. Ia berharap para siswa yang hobi menulis bisa punya perspektif baru dan lebih berani berkarya secara positif di media sosial.

 

1.Saring Sebelum Sharing Jangan asal klik tombol “forward.

2.Cek Sumber Apakah medianya terpercaya atau cuma akun bodong?

3.Jaga Data Pribadi Jangan mudah memberikan data sensitif kepada nomor asing.” AKPERSI.

Editor/DK86/Investasi Nasional RI.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *