Tercatat 38 Siswa dari 2 SD di Dumai Diduga Keracunan MBG: Korban Bisa Saja Bertambah

DK86- BREAKING NEWS

DUMAI, Delikkasus86.com– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Sebanyak 38 siswa dari SDN 013 Labouhousing dan SDN 015 Jalan Hang Tuah diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG, Kamis (13/8/2026) siang.

Makanan tersebut disalurkan melalui dapur pelaksana program MBG di Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur

Lurah Buluh Kasap, Suyono yang dikonfirmasi mengatakan hingga pukul 15.00 WIB data sementara ada 38 anak terdampak.

“Bisa saja jumlah korban bertambah, karena kekuatan dan kekebalan tubuh anak-anak berbeda-beda. Bisa saja sore atau malam nanti mulai terasa,” ujar Suyono yang saat itu masih berada di RSUD Dumai.

Pantauan di lapangan, tim medis terlihat melakukan penanganan darurat kepada siswa yang mengeluh sakit perut dan mual.

Warga dan Pemuda: Usut Tuntas, Jangan Korbankan Anak

Kejadian ini memicu keresahan orang tua dan masyarakat. Kelompok pemuda wilayah Teluk menegaskan kasus ini harus ditangani serius dan transparan.

“Jangan sampai kalian meracuni anak-anak, generasi penerus bangsa ini. Kami mendukung sepenuhnya Program MBG karena tujuannya sangat baik. Tapi jangan sampai program yang seharusnya memberi manfaat kesehatan justru membawa penyakit bagi mereka,” tegas perwakilan masyarakat.

Desakan: Audit Dapur MBG Buluh Kasap

Masyarakat mendesak instansi berwenang segera mengusut tuntas. Pemeriksaan harus mencakup:

1. Asal-usul bahan baku

2. Cara pengolahan dan kebersihan dapur penyedia

3. Sistem distribusi makanan

4. Identifikasi pihak penanggung jawab pengawasan keamanan pangan MBG

Warga juga meminta dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh siswa terdampak dan langkah pencegahan agar tidak terulang.

Secara prinsip masyarakat mendukung MBG karena tujuannya mulia untuk pemenuhan gizi anak sekolah. Namun keamanan pangan, kebersihan, dan kualitas makanan wajib jadi prioritas utama

“Keselamatan anak-anak tidak boleh dipertaruhkan demi kepentingan apa pun. Jika ada kelalaian, harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban jelas,” pungkas warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara dapur MBG Buluh Kasap dan Dinas terkait belum memberikan keterangan resmi.

Reporter: Merli sinaga

Sumber: Lurah Buluh Kasap, RSUD Dumai

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *