jembatan gantung ambruk pada waktu anak sekolah mau berangkat sekolah pagi hari kemarin
Delikkasus86.com – Sidamulih – Pangandaran, 4 Oktober 2025 sekitar pukul 08.30 WIB, rombongan siswa Pesantren SMP IT Daarul Hikmah melakukan kegiatan olahraga jalan santai dan hendak menyeberang jembatan gantung penghubung antar desa di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran.
Jembatan tersebut baru selesai dibangun sekitar satu bulan lalu dan belum diresmikan. Siswa yang berjumlah sekitar 16 orang berada di tengah jembatan dan ingin berfoto selfy bersama.
Saat akan berfoto, pagar jembatan di sisi kiri secara tiba-tiba roboh karena kawat penyangga terlepas,
Siswa yang berada di sisi kiri, terutama siswi perempuan, sebanyak 8 orang terjatuh ke sungai di bawah jembatan.Dari delapan yang jatuh, empat siswa mengalami luka memar, syok, dan segera dilarikan ke Puskesmas Cikembulan untuk mendapatkan perawatan.
dan pada saat awak Media wawancarai Ibu Ria sebagai Dokter umum puskesmas CIKEMBULAN menjelaskan ada satu pasien korban yang masih troma dalam insiden dan pasien yang masih rawat inap saat ini masih ada empat siswi yaitu.zakiya Dina Aulia dan Sifa .dan menerangkan korban saat ini sudah mulai pulih dan bisa pulang sore ini dari puskesmas Cikembulan.
Warga sekitar bergotong royong membantu evakuasi para siswa yang jatuh ke sungai, dan kejadian ini memicu desakan agar proses pembangunan jembatan diperiksa karena jembatan baru tersebut ambruk sebelum diresmikan
Klarifikasi dari perwakilan narasumber pelaksana jembatan gantung menjelaskan,bahwa jembatan itu baru selesai bekisar satu bulan yang lalu dan belum di resmikan oleh bupati, jembatan gantung yang baru selesai belum di cek secara langsung dari CSR layak untuk di gunakan oleh penerima manfaat ,karna ada beberapa pekerjaan yang harus di perbaiki seperti tali wing dan bola bola pengikat kawat jembatan.
jembatan gantung ambruk pada waktu anak sekolah mau berangkat sekolah pagi hari kemarin
Delikkasus86.com – Sidamulih – Pangandaran, 4 Oktober 2025 sekitar pukul 08.30 WIB, rombongan siswa Pesantren SMP IT Daarul Hikmah melakukan kegiatan olahraga jalan santai dan hendak menyeberang jembatan gantung penghubung antar desa di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran.
Jembatan tersebut baru selesai dibangun sekitar satu bulan lalu dan belum diresmikan. Siswa yang berjumlah sekitar 16 orang berada di tengah jembatan dan ingin berfoto selfy bersama.
Saat akan berfoto, pagar jembatan di sisi kiri secara tiba-tiba roboh karena kawat penyangga terlepas,
Siswa yang berada di sisi kiri, terutama siswi perempuan, sebanyak 8 orang terjatuh ke sungai di bawah jembatan.Dari delapan yang jatuh, empat siswa mengalami luka memar, syok, dan segera dilarikan ke Puskesmas Cikembulan untuk mendapatkan perawatan.
dan pada saat awak Media wawancarai Ibu Ria sebagai Dokter umum puskesmas CIKEMBULAN menjelaskan ada satu pasien korban yang masih troma dalam insiden dan pasien yang masih rawat inap saat ini masih ada empat siswi yaitu.zakiya Dina Aulia dan Sifa .dan menerangkan korban saat ini sudah mulai pulih dan bisa pulang sore ini dari puskesmas Cikembulan.
Warga sekitar bergotong royong membantu evakuasi para siswa yang jatuh ke sungai, dan kejadian ini memicu desakan agar proses pembangunan jembatan diperiksa karena jembatan baru tersebut ambruk sebelum diresmikan
Klarifikasi dari perwakilan narasumber pelaksana jembatan gantung menjelaskan,bahwa jembatan itu baru selesai bekisar satu bulan yang lalu dan belum di resmikan oleh bupati, jembatan gantung yang baru selesai belum di cek secara langsung dari CSR layak untuk di gunakan oleh penerima manfaat ,karna ada beberapa pekerjaan yang harus di perbaiki seperti tali wing dan bola bola pengikat kawat jembatan.
















Users Today : 1152
Users Yesterday : 2145
Users Last 7 days : 12923
Users This Month : 19901