Delikkasus86 com Bogor/ diduga oknum guru SMPN negri 2 Jasinga kecamatan jasinga,kabupaten Bogor,melakukan pemotongan dana bantuan program Indonesia pintar ( PIP) pada bulan November tahun 2025 Hingga sampai tahun 2026, Pihak oknum guru SMPN 2 Jasinga diduga masih melakukan serupa
Hal ini membuat salah satu pihak ibu wali murid protes kepada guru, Dan meminta oknum guru segera mengembalikn uang hak hak siswa yang udah di potong oleh pihak mereka,
Setelah mendapatkan informasi dari pihak wali murid, Dengan ada nya informasi bahwa bantuan PIP yang di potong oleh oknum guru, Kami selaku lembaga sosial kontrol, Langsung turun ke sekolah tersbut, Untuk memastikan apakah benar oknum guru melakukan pemotongan bantuan PIP, tim investigasi terus menulusuri Dugan adanya pemotongan dana bantuan program Indonesia pintar ( Pip) oleh segelintir oknum guru,di sekolahn SMPN negri 2 Jasinga.
Kepada salah satu wali murid yang enggan di sebutkan namanya,memng benar adanya potongn dari oknum guru sebesar Rp 50,000 rupiah ( lima puluh ribu rupiah ).
Memang benar pak setiap ada penerima bantuan pip selalu di potong oleh pihak sekolh,anak sya ajh kemaren dapat bantuan program Indonesia pintar (PIP) sebesar Rp 750,000 ( tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) memang bnar saya yang ambil dari bank BRI sebesar Rp 750,000 setalah dari bank BRI kita di suruh balik lagih ke skolahn dan di pinta uang Rp 50.000 oleh segelintir oknum guru dengan beralsn di potong Rp 50.000 untuk yang ngurus-ngurus.
Ketika awak media mengompirmasi ke kepala sekolh SMPN negri 2 Jasinga, Bu Endang setia Ningsih dia mengatakan bahwa untuk penerima bantuan pip tidak ada potongn bahkan yang ngambil nyajuga wali murid langsung ke bank BRI.
Di hari yang sama ketika tim investigasi mencoba mengompirmasi kepala sekolh SMPN negri 2 Jasinga,beliow mengatakan
Siapa nama orang tua dan anaknya boleh di pertemuan dengan saya ujar kepal sekolh SMPN negri 2 Jasinga melalu pesan singkat watsapp
Jlas dalam bantuan pip ( program Indonesia pintar ) tidak boleh di potong untuk apapun selain untuk kebutuhan siswa itu sendiri yang menerima, seperti buku,tas,sepatu agar siswa lanjut sekolah.
Jika mengacu kepada kemendikbud no 14 tahun 2022 tengang petunjuk pelaksana PIP didaksmen,bisa di simpulkan,potongn tersebut tidak di perbolehkan.
Kepala dinas pendidikan provinsi Jawabarat agar turun tangan dan memberikan sangsi terhadap oknum guru yang diduga melakukan potongn terhadap siswa, Uangkapnya
Mad/jul
Wartawan / Nasional
















Users Today : 507
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4659
Users This Month : 12724