Lutim.delikkasus86.com – Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat. Kali ini, warga Dusun Tembo’E Desa Burau Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur mengeluhkan sumur mereka yang diduga tercemar limbah MBG. Air yang sebelumnya jernih kini berubah warna dan mengeluarkan bau tak sedap, sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
M selaku warga menyebut pencemaran mulai dirasakan setelah aktivitas MBG berjalan. Mereka menduga limbah cair meresap ke dalam tanah hingga mencemari sumber air bersih di sekitar lokasi. Pernyataan M juga dibenarkan H kalau sumur mereka saat ini tak bisa lagi dikonsumsi sebagai sumber air bersih.
“Airnya sudah tidak bisa dipakai, baunya menyengat. Terpaksa pompa kami pindahkan ke sumur tetangga,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (11/02/2026).
Sebagai solusi darurat, pompa air milik warga terpaksa dipindahkan ke rumah tetangga yang sumurnya masih dianggap aman. Namun harus rela mengeluarkan biaya buat menambah Pipa untuk sampai ke sumur tetangganya. langkah ini dinilai bukan solusi jangka panjang, mengingat risiko pencemaran bisa meluas jika tidak segera ditangani.
HA, Pengelola dapur MBG saat dikonfirmasi awak media membenarkan jika limbah yang mengendap di saluran pembuangan berasal dari aktivitas dapur MBG miliknya.
“Saluran pembuangan tersumbat sehingga limbah yang mengalir dari IPAL yang mengendap” kata HA, Rabu (11/02/2026).
Sebelumnya keluhan warga ini sudah pernah ditinjau langsung pemerintah kecamatan Burau bersama Dinas Kesehatan setempat kalau dapur MBG memiliki tiga IPAL.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak MBG menyatakan bersedia melakukan pembenahan dan sudah menyiapkan pipa dan tambahan IPAL.
















Users Today : 101
Users Yesterday : 693
Users Last 7 days : 3425
Users This Month : 101