Camat Pangururan Robintang Naibaho Menyambut Kunjungan Kerja Forkopincam

DK86- BREAKING NEWS

Samosir- Kunjungan Kerja Forum Kordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pangururan perdana Tahun 2026 diadakan pada Kamis, 12 Maret 2026 bertempat di Aula Kantor Camat Pangururan Kabupaten Samosir.

 

Hadir lengkap Forkopimcam yaitu Camat Pangururan Robintang E Naibaho, Danramil 03 Pangururan Kapt. Edianto Simangungsong dan Kapolsek Pangururan AKP BT Dalimunthe. Turut juga hadir Bapak Roni A Hutapea, SE, MM dari BPS bersama Tim sebagai salah satu narasumber.

 

Adapun undangan/peserta pada kegiatan Forkopimcam kali ini adalah Kepala Desa/Lurah Se-Kecamatan Pangururan, Lintas Sektoral Kecamatan Pangururan dan pelaku usaha berbagai bidang yang ada di Kecamatan Pangururan.

 

Dalam sambutannya Camat Pangururan Robintang Naibaho menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang berkenan hadir khususnya kepada para pelaku usaha yang baru kali ini diundang menjadi peserta menghadiri kegiatan Forkopimcam.

 

Selanjutnya Camat Robintang Naibaho mengajak seluruh undangan agar menyatukan frekuensi dan berkolaborasi dengan Kantor Camat Pangururan dalam menciptakan dan menjaga Ketentraman dan Ketertiban di Kecamatan Pangururan sebagaimana amanah Perda Kabupaten Samosir Nomor 5 Tahun 2021, apalagi Pangururan adalah salah satu Key Tourism Are (Kawasan Inti Pariwisata) di Kabupaten Samosir.

 

Adapun hal-hal praktis dan sederhana pokok pikiran Perda 5 Tahun 2021 yang dijelaskan Camat Pangururan antara lain:

 

– Membudayakan aksi-aksi kebersihan di pekarangan, lingkungan, penginapan/hotel, tempat kost tempat usaha dan tempat lainnya;

– Menjaga dan mengandangkan hewan peliharaan;

– Wajib Lapor 1 x 24 jam bagi para pendatang/karyawan/pekerja yang datang ke Kecamatan Pangururan;

– Tidak menyalah gunakan trotoar dan fasilitas umum lainnya menjadi lokasi usaha/berjualan/bahan bangunan, parkir dan lain sebagainya.

 

Sementara itu, Tim dari BPS memberikan sosialisasi singkat kepada peserta tentang Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai beberapa waktu mendatang. Oleh karena itu, BPS Kabupaten Samosir juga mengharapkan kerjasama dan kolaborasi yang baik khususnya dengan Pemerintah Desa/Kelurahan agar tim BPS nantinya memperoleh data-data real yang akurat di lapangan.

 

Turut juga pendamping PKH yang diwakili oleh Ibu br Siahaan yang menjelaskan terkait data desil di DTSEN yang akhir-akhir ini menuai sedikit polemik di tengah-tengah masyarakat dan Pemerintah Desa/Kelurahan. Para beserta berharap agar tingkatan desil yang tidak sesuai dapat segera diperbaharui sesuai dengan kondisi nyata masyarakat.

 

Danramil Pangururan Kapt. Edianto Simangungsong dan Kapolsek Pangurruan AKP BT Dalimunthe mengajak seluruh peserta agar menindaklanjuti dengan baik arahan dan sosialisasi yang disampaikan oleh para nara sumber.

 

Di akhir acara, Camat Pangururan Robintang Naibaho juga menyinggung pidato Presiden Prabowo beberapa waktu lalu yang menginstruksikan agar melakukan korve untuk membrantas sampah di seluruh Indonesia.

 

Oleh karea itu sebelum menutup kegiatan, Camat Pangururan mengajak seluruh undangan yang hadir agar bersama-sama melakukan KORVE KEBERSIHAN secara serentak di Kecamatan Pangururan pada Jumat, 13 Maret 2025 yang dimulai Pukul 08.30 WIB di lokasi asing-masing yang disambut baik oleh para peserta.

Lebih lanjut, Robintang E Naibaho Menjelaskan Korve Kebersihan Kepada Peserta yang hadir adalah kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan secara bersama-sama, yang umum dilakukan di instansi (TNI/Polri/Pemda) maupun masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan. Aksi ini mencakup pembersihan sampah, selokan, hingga pesisir pantai Danau Toba untuk menciptakan lingkungan yang sehat, rapi, dan nyaman.

 

Detail Utama Korve Bersih-Bersih:

Makna & Asal: Berasal dari istilah militer (corvei/kurve) yang berarti tugas tambahan untuk merapikan senjata atau fasilitas. Saat ini maknanya meluas menjadi kegiatan kebersamaan untuk kebersihan lingkungan.

Tujuan: Meningkatkan kebersihan, kesehatan, kenyamanan, serta mempererat tali silaturahmi.

Tindakan: Menyapu, mengepel, mencuci, membersihkan sampah/selokan, dan merapikan barang.

Konteks Terkini: Sering dilakukan sebagai bagian dari gerakan lingkungan seperti Gerakan Indonesia Asri atau World Cleanup Day.

 

 

Korve sering dilakukan secara serentak di lingkungan perkantoran, pasar, maupun area publik untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan, ucapnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *