Jakarta, Delikkasus86.com — Lembaga riset strategis Citra Nasional Network merilis hasil survei nasional terkait persepsi publik terhadap ketahanan energi dan kinerja pelayanan PT Pertamina (Persero).
Dalam hasil survei tersebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pertamina tercatat berada pada angka 83,7 persen. Temuan ini dinilai mencerminkan efektivitas pelayanan operasional serta komunikasi perusahaan kepada masyarakat di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.
Direktur Utama Citra Nasional Network, Muhammad Sutisna, mengatakan tingginya tingkat kepercayaan publik dipengaruhi oleh konsistensi Pertamina dalam menjaga keamanan pasokan energi di berbagai wilayah Indonesia.
“Kepercayaan publik yang tinggi ini menunjukkan bahwa masyarakat menilai Pertamina mampu menjaga stabilitas distribusi energi nasional secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Sutisna dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (13/5/2026).
Berdasarkan hasil survei, sebanyak 89,3 persen responden menyatakan puas terhadap stabilitas distribusi BBM dan LPG, termasuk di wilayah terpencil. Kemampuan Pertamina dalam menjaga distribusi energi dari sektor hulu hingga hilir dinilai menjadi faktor utama yang membangun sentimen positif di tengah masyarakat.
Selain itu, aspek digitalisasi turut menjadi perhatian dalam survei tersebut, khususnya terkait implementasi aplikasi MyPertamina. Sebanyak 85,2 persen responden menyatakan setuju terhadap kebijakan pembelian BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar melalui platform digital guna memastikan penyaluran subsidi lebih tepat sasaran.
Sementara itu, 7,1 persen responden menyatakan tidak setuju dengan alasan kendala teknis dan keterbatasan infrastruktur internet. Adapun 7,7 persen responden lainnya memilih tidak memberikan jawaban.
Tingkat persepsi transparansi digital dalam survei ini tercatat berada pada angka 78,2 persen. Mayoritas responden menilai sistem pendataan distribusi energi kini menjadi lebih tertata dan terukur.
Muhammad Sutisna menjelaskan, keberhasilan transformasi digital Pertamina juga didukung oleh pengelolaan basis data pengguna energi nasional yang dinilai semakin presisi.
Dalam survei tersebut tercatat ekosistem pengguna energi nasional mencapai sekitar 73,1 juta pengguna atau entitas. Pendataan digital pengguna Bio Solar disebut telah mencapai 100 persen dengan cakupan sekitar 3,5 juta kendaraan.
Sementara itu, sebanyak 8,7 juta kendaraan tercatat telah terdaftar sebagai pengguna Pertalite. Di sektor gas domestik, distribusi LPG 3 kilogram hingga akhir 2025 disebut telah menjangkau sekitar 60,9 juta keluarga di seluruh Indonesia.
Survei juga mencatat tingkat kepuasan publik sebesar 81,2 persen terhadap kebijakan Pertamina dalam menjaga stabilitas harga BBM subsidi di tengah kenaikan harga energi global. Responden mengapresiasi kebijakan perusahaan yang tetap mempertahankan harga Pertalite di kisaran Rp10.000 per liter serta harga Bio Solar di tengah tekanan ekonomi internasional.
CNN menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap Pertamina saat ini berfokus pada kualitas produk, kemudahan akses layanan digital, serta responsivitas perusahaan dalam menangani keluhan pelanggan. Masyarakat dinilai melihat Pertamina sebagai institusi yang semakin modern dan transparan dalam menjalankan mandat ketahanan energi nasional.
Survei tersebut dilaksanakan pada 4 hingga 17 April 2026 dengan melibatkan 1.580 responden pengguna aktif Bio Solar, Pertalite, dan LPG 3 kilogram di seluruh Indonesia.
Metode pengambilan sampel menggunakan Multistage Random Sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar kurang lebih 2,47 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dan verifikasi digital untuk memastikan validitas data penelitian.
Sebagai informasi, Citra Nasional Network merupakan lembaga riset dan konsultan strategis yang bergerak di bidang survei opini publik, analisis kebijakan, serta kajian ekonomi dan geopolitik nasional.
















Users Today : 485
Users Yesterday : 534
Users Last 7 days : 4008
Users This Month : 6392