Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir menerima hibah aset Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia berupa Dermaga Danau Mogang, Dermaga Nainggolan, dan Dermaga Bontean Lontung. Penyerahan dokumen hibah dilakukan oleh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara, Ariyandi Ariyus, S.Sit., M.M., kepada Pemerintah Kabupaten Samosir yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir, Laspayer Sipayung, S.Sos., serta disaksikan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom di Rumah Dinas Bupati Samosir, Kamis (18/6).
Penyerahan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Dokumen Fisik atas hibah Barang Milik Negara berupa Dermaga Danau Mogang, Dermaga Nainggolan, dan Dermaga Bontean Lontung. Dengan penyerahan ini, ketiga dermaga tersebut resmi menjadi aset Pemerintah Kabupaten Samosir dan dapat dikelola untuk mendukung pelayanan transportasi masyarakat secara lebih optimal.
Hibah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur transportasi dan konektivitas wilayah di Kabupaten Samosir, khususnya pada sektor transportasi perairan yang menjadi salah satu urat nadi mobilitas masyarakat. Sebagai daerah yang berada di kawasan Danau Toba, keberadaan dermaga memiliki peran strategis dalam menunjang aksesibilitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Sumatera Utara atas hibah aset yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Menurutnya, hibah tersebut merupakan wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Sumatera Utara atas dukungan yang diberikan. Hibah ini menjadi aset yang sangat berharga bagi daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan konektivitas masyarakat,” ujar Vandiko.
Lebih lanjut, Vandiko menjelaskan bahwa keberadaan ketiga dermaga tersebut akan semakin memperkuat pelayanan transportasi kepada masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Menurutnya, infrastruktur transportasi yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan dan kemudahan akses bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir sebagai destinasi unggulan pariwisata nasional di kawasan Danau Toba.
Selain mendukung sektor pariwisata, pengelolaan aset dermaga oleh Pemerintah Kabupaten Samosir diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemeliharaan sarana transportasi perairan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Samosir juga berkomitmen untuk menjaga dan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang telah dihibahkan guna mendukung pelayanan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui hibah aset ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Samosir semakin baik, pelayanan transportasi perairan semakin aman dan nyaman, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
















Users Today : 498
Users Yesterday : 2180
Users Last 7 days : 13896
Users This Month : 21427