Bireuen, Media delikkasus86.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Ramdani Boy, didampingi Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal (Kabid Patnal), Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum), serta tim melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan serta melihat perkembangan program pembinaan yang berjalan di Lapas Kelas IIB Bireuen. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil meninjau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang menjadi wadah pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan panen hasil program pembinaan kemandirian berupa anggur, sayuran kangkung, dan telur bebek yang dikelola oleh warga binaan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta mendukung ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan.
Hasil pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong terciptanya pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan kesiapan warga binaan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kakanwil juga memberikan penguatan kepada seluruh jajaran Lapas Bireuen. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas pegawai, mencegah masuknya handphone ilegal, serta memberikan pelayanan yang humanis dengan tetap berpedoman pada SOP yang berlaku.
Kakanwil juga mengingatkan seluruh pegawai agar menjaga kehormatan institusi, bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pribadi maupun organisasi.
Selain itu, Kakanwil juga memberikan perhatian serius terhadap larangan aktivitas judi online bagi seluruh pegawai.

Ia mengingatkan bahwa perilaku tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat merusak integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta berdampak buruk terhadap kehidupan pribadi dan keluarga.
Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen, Didik Niryanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Aceh terhadap program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Bireuen.

“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Lapas Bireuen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya dalam memberikan keterampilan dan kegiatan produktif bagi warga binaan. Hasil panen yang kita lakukan hari ini merupakan bukti bahwa program pembinaan kemandirian dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” ujar Didik.
Kalapas juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi pembinaan yang dapat mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.
“Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang positif, dengan mengedepankan keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian warga binaan sebagai bekal mereka ketika kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Menutup kegiatan, Kakanwil menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi pembinaan yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Bireuen. Rangkaian kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah di Masjid Al Insaf dan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan oleh Kakanwil kepada jajaran Lapas Bireuen.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
















Users Today : 520
Users Yesterday : 422
Users Last 7 days : 3504
Users This Month : 1342