
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Belu Tebar Kepedulian untuk Senior, Warakawuri, dan Anggota yang Sakit Menahun
Belu, Delikkasus86.com– Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Belu tidak hanya diwarnai dengan berbagai agenda seremonial. Di tengah semangat pengabdian kepada masyarakat, jajaran Polres Belu memilih menghadirkan makna yang lebih mendalam melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian terhadap keluarga besar Polri.
Melalui kegiatan anjangsana yang dilaksanakan pada Senin (22/6/2026), Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Belu Ny. Asti Astawa, para Pejabat Utama Polres Belu, personel kepolisian, serta pengurus Bhayangkari turun langsung mengunjungi para purnawirawan dan anggota Polri yang sedang berjuang melawan sakit menahun.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa ikatan keluarga besar Polri tidak berhenti ketika masa tugas berakhir maupun ketika seorang anggota sedang menghadapi cobaan hidup. Kehadiran pimpinan Polres Belu bersama rombongan membawa pesan bahwa setiap pengabdian dan perjuangan tidak pernah dilupakan.
Rangkaian anjangsana diawali dengan kunjungan ke kediaman Serda Purnawirawan Lambert Wea. Suasana penuh kehangatan langsung terasa saat rombongan tiba. Percakapan yang terjalin tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada sosok-sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk institusi Polri.
Usai kunjungan tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan ke rumah Aipda Reynaldo F. Neno, anggota aktif Polres Belu yang saat ini tengah berjuang melawan sakit menahun. Kehadiran Kapolres dan jajaran disambut dengan rasa haru oleh keluarga yang selama ini setia mendampingi proses pengobatan.
Anjangsana kemudian berlanjut ke kediaman Bripka Purnawirawan Cosme Bareto sebelum ditutup di rumah AKP Purnawirawan Yunus Musa Henuk. Di setiap lokasi, suasana kekeluargaan begitu terasa. Senyum, pelukan hangat, serta doa yang dipanjatkan bersama menjadi pemandangan yang menyentuh hati.
Bagi para purnawirawan dan anggota yang tengah sakit, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan. Kehadiran pimpinan dan rekan-rekan sejawat menjadi suntikan semangat yang memberikan kekuatan tersendiri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Belu juga menyerahkan santunan tali asih kepada para penerima kunjungan. Bantuan tersebut menjadi simbol bahwa institusi tetap hadir dan memberikan perhatian kepada mereka yang pernah maupun yang masih mengabdi di lingkungan Polri.
Selain menyerahkan tali asih, rombongan juga menggelar doa bersama sebagai bentuk harapan agar anggota yang sedang sakit diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesembuhan sehingga dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Di sela-sela kegiatan, Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa menegaskan bahwa anjangsana merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polri sekaligus bentuk penghargaan kepada para senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi institusi.
“Anjangsana ini sebagai bentuk penghargaan kepada para senior dan anggota Polri atas jasa dan kinerja yang telah diberikan kepada institusi. Begitu pula bagi para warakawuri yang selalu setia mendampingi suaminya dalam pelaksanaan tugas,” kata Kapolres Belu.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan tetap hidup di tengah keluarga besar Polri.
Kapolres juga menekankan pentingnya memberikan dukungan moral kepada anggota yang sedang menghadapi ujian kesehatan. Tidak hanya kepada personel yang sakit, perhatian yang sama juga diberikan kepada istri dan keluarga yang dengan penuh kesabaran mendampingi proses perawatan setiap hari.
“Kami memberikan support kepada anggota yang sakit, begitupun juga kepada istri dan keluarga yang merawat. Harapannya, anggota kita yang sakit tetap semangat berjuang melawan penyakitnya dan bisa sembuh seperti sedia kala,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kunjungan sosial, kegiatan anjangsana tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan generasi Polri dalam satu ikatan persaudaraan. Melalui momen itu pula, Polres Belu dapat menyerap berbagai masukan dan pengalaman berharga dari para senior sebagai bekal untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Di usia Bhayangkara yang ke-80, Polres Belu menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pelayanan publik. Kepedulian kepada sesama anggota, penghormatan kepada para purnawirawan, serta perhatian kepada keluarga yang sedang menghadapi ujian menjadi bagian penting dari nilai-nilai kemanusiaan yang terus dijaga.
Di balik seragam dan tugas negara yang melekat, tersimpan semangat persaudaraan yang terus hidup. Semangat itulah yang tampak dalam setiap langkah anjangsana Polres Belu, menghadirkan harapan, menguatkan yang lemah, dan memastikan bahwa tidak ada anggota keluarga besar Polri yang berjalan sendiri menghadapi cobaan hidup.
Reporter Edmundus Kehi
















Users Today : 515
Users Yesterday : 422
Users Last 7 days : 3499
Users This Month : 1337