Aksi Brutal Debt Collector di Depan Kejari Banyuwangi, Pengacara Supriyadi Kecam Keras Dalam Kekerasan

DK86- BREAKING NEWS

BANYUWANGI – Delikkasus86.com // Dugaan aksi premanisme oleh oknum debt collector (DC) terjadi di Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (21/02/2026). Peristiwa tersebut berlangsung di depan kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Korban merupakan seorang advokat, Nur Syafi’i, yang saat itu tengah menjalankan tugas profesinya dalam rangka mendampingi klien. Dalam insiden tersebut, korban diduga mengalami tindak kekerasan fisik oleh sejumlah oknum debt collector.

Peristiwa ini menuai reaksi keras dari kalangan advokat dan pegiat hukum di Banyuwangi. Mereka menilai tindakan tersebut bukan hanya bentuk kekerasan, tetapi juga mencederai marwah profesi advokat serta wibawa penegakan hukum.

Advokat Supriyadi, S.H., M.H., C.Md., C.MSP, dari Kantor Hukum Mahardhika & Partners sekaligus Ketua Aliansi Advokat Muda Banyuwangi (AMB), menegaskan bahwa insiden tersebut tidak dapat dipandang sebagai persoalan sepele.

“Peristiwa ini bukan sekadar tindakan emosional. Kejadiannya berlangsung di depan kantor aparat penegak hukum. Kami mendesak Kepolisian untuk segera mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya, Minggu (22/02/2026).

Menurut Supriyadi, advokat merupakan bagian dari penegak hukum yang menjalankan profesi berdasarkan undang-undang. Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi maupun kekerasan terhadap advokat saat menjalankan tugas merupakan ancaman serius terhadap supremasi hukum.

Ia juga menekankan bahwa Banyuwangi tidak boleh menjadi ruang bebas bagi praktik penagihan yang dilakukan secara sewenang-wenang dan melanggar hukum.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap aparat Kepolisian segera mengambil langkah profesional guna menjaga ketertiban serta memberikan kepastian hukum di Kabupaten Banyuwangi.

Tim Redaksi (Buang)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *