KUTAI TIMUR, delikkasus86 – Warga Desa Tepian Langsat, Kabupaten Kutai Timur, menyampaikan keluhan terkait dampak lingkungan akibat aktivitas perusahaan di wilayah mereka dalam diskusi tatap muka dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur. Diskusi ini berlangsung di kantor DLH, Senin (6/10/2025).
Taharuddin, salah seorang warga, menyampaikan bahwa perkebunan kelapa sawit miliknya seluas 1 hektare terendam lumpur akibat pembuatan jalan hauling dan limbah perusahaan. Ia mengapresiasi respon cepat DLH Kutai Timur yang langsung menjadwalkan kunjungan lapangan untuk mengecek kebun warga yang terdampak. “Mudah-mudahan mendapatkan solusi yang terbaik,” harapnya.
Kepala Pengawas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, Zainudin, menyatakan bahwa masalah ini menjadi perhatian khusus Pemkab Kutai Timur. “Kami langsung merespon surat aduan dari Ibu Habibah Binti Ganna terkait masalah limbah ini. Salah satunya dengan membentuk tim pengawasan. Proses ini memerlukan sedikit waktu dan koordinasi dengan berbagai pihak,” jelasnya. Ia menambahkan perlunya solusi terkait pembuangan air melalui saluran drainase agar masalah lumpur dari limbah perusahaan dapat terselesaikan.
Habibah Binti Ganna menyampaikan terima kasih atas kerjasama dengan DLH yang memudahkan bantuan bagi masyarakat terdampak. “Kami berterima kasih kepada DLH Kabupaten Kutai Timur karena langsung menjadwalkan survei lokasi ke kebun masyarakat pada Rabu, 8 Oktober 2025,” pungkasnya.
Ety Sumarni















Users Today : 847
Users Yesterday : 1928
Users Last 7 days : 15406
Users This Month : 23704