Dulu Dibantu, Kini Ia Mengabdi untuk Sesama: Kisah Inspiratif Elisabeth Yasintha, Pejuang Kebaikan dari Ngada

DK86- BREAKING NEWS

Ngada, DelikKasus86. Com., – Kisah hidup Elisabeth Yasintha, pengurus Rumah Singgah Kanker dan Penyakit Kronis Indonesia (RSKPI) Ngada, menjadi teladan nyata tentang kekuatan harapan, semangat, dan pengabdian bagi sesama.

Dua tahun lalu, Yasintha adalah seorang pasien pejuang kesembuhan RSKPI. Dengan perjuangan panjang, doa, dan dukungan, ia akhirnya berhasil melewati masa sulit itu. Namun, alih-alih hanya menikmati kesehatannya kembali, Yasintha justru memilih untuk mendedikasikan hidupnya membantu orang lain yang tengah berjuang seperti dirinya dulu.

“ Dalam hati saya pernah berjanji, kalau Tuhan kasih kesembuhan, saya akan mengabdikan diri bagi sesama. Saya ingin menjadi penyemangat bagi pejuang-pejuang kesembuhan lain, agar mereka tidak takut menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan di luar Ngada,” ungkap Yasintha.

 

Kini, dengan penuh loyalitas dan jiwa kemanusiaan yang tinggi, Yasintha mendampingi para pasien asal Kabupaten Ngada yang sedang berjuang sembuh, baik di Bali, Jakarta, maupun daerah lain di bawah naungan RSKPI. Meski kondisi fisiknya tidak lagi sama karena ia harus menjalani pengangkatan organ limfah, semangatnya tak pernah surut.

Ia aktif turun ke desa-desa untuk melakukan asesmen dan sosialisasi, hingga advokasi di rumah sakit daerah. Saat ini, Yasintha bahkan mendampingi langsung para pejuang kesembuhan asal Ngada yang sedang menjalani perawatan di Jakarta.

Kehadirannya memberi kekuatan dan penghiburan, bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia selama ada semangat dan dukungan bersama.

Elisabeth Yasintha bukan sekadar penyintas penyakit, melainkan

“ Pejuang Kebaikan” yang mengubah rasa sakit menjadi pengabdian tulus untuk sesama.

Penulis : Jusuf Porwaila SH

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *