Emosi Memuncak Berujung Pembacokan: Rekan Kerja di PT Delima Makmur Terluka Parah Akibat Kata-kata Menyinggung

DK86- BREAKING NEWS

Aceh Singkil | Delikkasus86.com ~ Sebuah insiden pembacokan brutal mengguncang Desa Sintuban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil, pada Rabu malam, 27 Agustus 2025. Wawan Andri Manik (28), seorang karyawan PT Delima Makmur, kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Aceh Singkil setelah menderita luka serius akibat sabetan senjata tajam yang dilayangkan oleh rekan kerjanya sendiri.

Korban, Wawan Andri Manik, yang merupakan warga Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, mengalami luka bacok parah di lengan kanannya. Pelaku pembacokan diduga kuat adalah UA (25), yang juga merupakan karyawan di perusahaan yang sama. Usai melakukan aksinya, UA langsung melarikan diri dan kini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polres Aceh Singkil, AKP Darmi Arianto Manik, dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis, 28 Agustus 2025, menjelaskan kronologi kejadian mengerikan ini. Insiden bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menyelesaikan pekerjaan, korban dan pelaku bersama-sama menuju lapangan bola yang berada di area PT Delima Makmur.

“Diduga, korban melontarkan kata-kata yang sangat menyinggung perasaan pelaku,” terang AKP Darmi. “Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut yang berujung pada perkelahian fisik. Meskipun sempat dilerai oleh pihak lain, korban ternyata kembali mengejek pelaku. Hal inilah yang membuat emosi pelaku tersulut hingga pada puncaknya.”

Dalam kondisi amarah yang membara, pelaku UA tanpa pikir panjang mengambil sebilah parang dari kendaraannya. Parang tersebut, yang sehari-hari digunakan untuk membabat rumput saat bekerja, seketika berubah menjadi senjata berbahaya. Pelaku langsung berusaha membacok kepala korban. Beruntung, Wawan sempat menangkis serangan tersebut, namun nahas, tangannya tidak luput dari sabetan parang.

“Korban mengalami luka bacok yang cukup dalam pada lengan kanan, dengan panjang 5,5 cm, lebar 2,3 cm, dan kedalaman 0,5 cm,” rinci AKP Darmi. “Selain itu, korban juga menderita lebam di bagian keningnya akibat pukulan yang diterima.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap pelaku UA. Motif pasti di balik insiden tragis ini, yang dipicu oleh ketersinggungan dan emosi sesaat, masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Aceh Singkil.[]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *