Banda Aceh, | Delikkasus86.com ~ Gelaran akbar Festival Literasi Aceh 2025 resmi dibuka dengan semarak oleh Gubernur Aceh, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Pemerintah Aceh, pada Senin pagi. Acara prestisius yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh ini sukses menyedot perhatian publik dengan ragam agenda inovatif, mulai dari pameran buku dan karya literasi, sesi gelar wicara inspiratif, hingga presentasi inovasi kearsipan. Pada Senin 01/09/2025
Pembukaan Festival ini menjadi magnet bagi berbagai tokoh penting, termasuk unsur Forkopimda Aceh, Wali Nanggroe, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), serta seluruh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Tidak ketinggalan, para tokoh literasi terkemuka dan ribuan pelajar dari seluruh penjuru Aceh turut membanjiri lokasi acara, menambah kemeriahan suasana.
Momen paling mencuri perhatian adalah kehadiran langsung Bunda Literasi Aceh Singkil, Ibu Habibah Syafriadi Oyon. Dengan penuh antusias, beliau menyempatkan diri mengunjungi stand Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil. Sambutan hangat dari tim literasi Aceh Singkil serta antusiasme masyarakat Aceh Singkil di Banda Aceh, termasuk para mahasiswa-mahasiswi asal Singkil yang tengah menuntut ilmu, mewarnai kunjungan beliau. Kehadiran Ibu Habibah tidak hanya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan literasi, namun juga simbol inspirasi bagi generasi muda.
Stand Aceh Singkil menjadi salah satu titik fokus yang paling ramai dikunjungi. Para pengunjung disuguhkan tidak hanya dengan beragam koleksi karya literasi inovatif, tetapi juga dengan aneka produk khas daerah yang memukau. Daya tarik utama lainnya adalah sajian kuliner tradisional seperti Labagh Manuk dan Goder, yang sukses menggugah selera dan menjadi primadona bagi pengunjung yang ingin merasakan cita rasa otentik Aceh Singkil. Berbagai produk lokal lainnya juga turut dipamerkan, memperkaya pengalaman budaya pengunjung.
Dalam kesempatan Festival ini, Plh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil Ali Hasmi SE. M. Si, menyampaikan visi dan harapannya yang mendalam. Beliau mengutarakan ambisi besar agar ke depan, Aceh Singkil dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Literasi serupa di daerah sendiri. “Melalui literasi, kita membuka jendela menuju kejayaan bangsa. Oleh karena itu, festival semacam ini memiliki peran krusial dalam menumbuhkembangkan budaya baca yang kuat, khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda,” tegasnya, menekankan pentingnya investasi pada budaya baca demi masa depan yang lebih cerah.
Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh ini akan terus berlangsung hingga tanggal 4 September 2025. Berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan menghibur telah disiapkan untuk masyarakat umum, pelajar, hingga para pemerhati literasi dari seluruh Aceh. Ini adalah kesempatan emas untuk bersama-sama merayakan dan memajukan peradaban literasi di Tanah Rencong.{*}
















Users Today : 1134
Users Yesterday : 768
Users Last 7 days : 3949
Users This Month : 5449